Breaking News
Join This Site
Ketua DPRD Sumbar: Perbedaan Pendapat Jangan  Jadikan Ajang Perpecahan

Ketua DPRD Sumbar: Perbedaan Pendapat Jangan Jadikan Ajang Perpecahan

Realitakini.com-Padang 
Rombongan Tim Silaturrahmi Ramadhan DPRD   Provinsi Sumatera Barat ke  Mesjid Baitul Amal Kubu Marapalam Kecamatan Padang Timur kota Padang Rabu (15/5). Di Pimpin Ketua DPRD Sumatera Barat , Ir. H. Hendra Irwan Rahim, MM, diikuti Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Agib Fikri, Sekretaris DPRD Sumbar Raflis, Kasubag Humas DPRD Sumbar Las Suardi dan para Wartawan DPRD Sumbar.

Dalam sambutannya  ketua DPRD Sumbar mengatakan,”Belum lama ini  Bangsa Indonesia telah melaksanakan Pesta Demokrasi  dengan  Aman dan tertip, namun  sebelum  pengumuman  siapa yang akan duduk menjadi presiden RI  masyarakat diminta agar jangan terpacing  situasi politik  yang akan membuat  kekacauan, Dalam kesempatan itu, berkaitan dengan pesta demokrasi yang telah berjalan, Hendra juga berharap masyarakat tetap menjaga kerukunan. Jangan sampai Pemilihan Umum (Pemilu) menjadi ajang perpecahan.

“Perbedaan pendapat atau pilihan adalah hal biasa dalam berdemokrasi, Namun jangan sampai perbedaan menjadi ajang perpecahan,” ingatnya.

Untuk itu, Hendra berharap agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing berbagai isu yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Semakin cepatnya perkembangan informasi melalui kemajuan teknologi harus disikapi dengan arif dan bijak.

“Melalui teknologi komunikasi dewasa ini, penyebaran informasi sangat cepat. Ini harus disikapi dengan bijak sehingga tidak terpancing dengan isu yang belum jelas kebenarannya,” lanjutnya.

Hendra Irwan Rahim  juga menghimbau masyarakat agar lebih berhati hati terhadap  penyakit masyarakat LGBT dan Narkoba, karena saat ini Sumatera Barat menjadi peringkat  3  LGBT dan Narkoba  di Indonesia.“LGBT justru menjangkiti kaum terpelajar dan mahasiswa. Orang tua harus menyadari ini dan harus melakukan upaya pencegahan dengan memberikan tuntunan agama yang baik kepada anak-anak,” katanya.
Hendra mengungkapkan, pemerintah provinsi Sumatera Barat telah menjadikan penyimpangan perilaku seksual ini sebagai masalah yang harus dihadapi dengan serius. Selain melalui sosialisasi, pemerintah dan DPRD juga mencoba melakukan pencegahan melalui regulasi.“Namun, berbagai upaya tersebut harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat ,agar bisa efektif dalam rangka membina anak-anak bangsa untuk menciptakan generasi masa depan yang berkualitas,” ujarnya.Di ujung acara Tim safari Ramadhan Provinsi  memberikan bantuan untuk pembangunan Mesjid Baitul Amal sebanyak Rp. 20.000.000 secara simbolis diserahkan Ketua DPRD Sumatera Barat. ( wt*/Pt)

Sukseskan Asian Games 2018