Wako Payakumbuh Riza Falepi Beri Motivasi Bisnis Bagi Milenial Luak Limo Puluah

Realitakini.com-Payakumbuh
Walikota Payakumbuh Riza Falepi sampaikan motivasi bisnis kepada generasi muda atau milenial Payakumbuh dan Limapuluh Kota (Luak Limopuluah). Dia menceritakan pengalaman dan menyampaikan tipsnya agar sukses berbisnis.

Dalam kegiatan bertajuk “Diskusi dan Buka Bareng Aktivis Muda Luak Limopuluah” yang digelar oleh Yayasan AET Peduli di Hotel Sago Bungsu, Tanjung Pati, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (27/5), Riza mengatakan setidaknya ada 3 hal yang harus dimiliki pengusaha muda agar sukses dalam berbisnis. “Pertama, kesungguhan. Kedua, gigih, dan ketiga, fokus. Ketiga hal ini harus dilandasi dengan keyakinan bahwa Allah Maha Pemberi Rezeki,” ucapnya. Riza menekankan kepada poin ketiga yaitu fokus, bahwa seorang pengusaha harus mengerahkan seluruh energinya agar bisnisnya menjadi besar.

“Jangan semua bisnis diurusi. Bisnis itu harus fokus jangan banyak mencoba-coba. Istilahnya palugada, apa lu mau gua ada, tak akan jadi itu. Bila belum establish di sebuah bisnis jangan pindah dulu. Terus terang saya katakan, tak bisa saya berbisnis dan jadi kepala daerah dalam waktu bersamaan. Makanya saya sudah serahkan semua bisnis saya kepada teman-teman. Jadi power of focus bisa meledakkan potensi besar bahkan melampaui ekpektasi kita,” tutur Riza.

Mantan Anggota DPD RI itu kemudian menceritakan pengalamannya dalam berbisnis. Sempat mengecap dunia konsultan hingga kontraktor, Riza akhirnya sukses mengelola bisnis finance di Hongkong.

“Di Hongkong saya mengelola bisnis yang nilainya trilyunan. Sebulan bisa punya penghasilan Rp 1 Milyar, sementara jadi wali kota cuma digaji Rp 6 juta per bulan. Jadi wali kota ini merupakan pengabdian,” tuturnya.

Dalam membesarkan bisnis, Riza bukannya tak mengalami kegagalan. Bahkan bisnisnya pernah hancur sebayak 3 kali.

“Pernah sekitar tahun 1998 saya pernah ditipu orang sebanyak Rp 1 Milyar. Padahal itupun duit pinjaman. Awalnya saya sempat stres, bagaimana caranya mengembalikan duit pinjaman itu. Setelah itu saya coba berpikir jernih. Saya temui orang itu satu per satu. Ceritakan apa adanya, yang penting jaga kepercayaan orang lain. Jangan sampai saat ada masalah, kita malah lari dan menghilang. Jadi ini soal sikap dan mental kita menghadapi persoalan,” ujarnya.

Menutup pembicaraannya, menurut Riza, bangsa ini membutuhkan lebih banyak pengusaha agar maju. Semakin banyak pengusaha, maka akan semakin kuat sebuah bangsa.

“Sayangnya, semua orang ingin bekerja tapi tidak semua ingin berbisnis. Padahal pemimpin bisnis itu adalah the real leader. Ia menjadi landasan dan sumber nafkah banyak orang. Jadi pengusaha merupakan pahlawan bangsa. Mindset ini yang harus terus disebarkan dan tertanam kuat pada generasi muda,” ucapnya.

Dalam diskusi yang dipandu oleh tokoh muda Luak Limopuluah Zulfadli bersama Ustaz Afri Eko Rizal, turut jadi pembicara Direktur AET Travel Rizki Kurniawan. Dalam paparannya, Rizki menekankan agar pengalaman berorganisasi saat jadi mahasiswa dimanfaatkan untuk membangun bisnis sendiri.

“Jadi aktifis itu kita sudah memiliki relasi dan jaringan. Maka sebaiknya hal itu dijadikan untuk membangun karir masa depan kita dalam berbisnis,” ucapnya.

Menurut Putra Nagari Gurun, Kecamatan Harau itu, masalah pengangguran di Limapuluh Kota bisa diatasi dengan melahirkan lebih banyak wirausaha muda.

“Ada sekitar 5000 sampai 8000 pengangguran di Limapuluh Kota, bahkan banyak dari mereka malah lulusan Perguruan Tinggi. Penanggulannya dengan melahirkan lebih banyak wirausaha muda karena wirausahawan ini bisa menyerap tenaga kerja,” ucap Rizki yang pernah menjadi Presiden BEM UNAND itu. (Humas)

Post a Comment

Previous Post Next Post