--> Pencopotan Spanduk, Tim Ormas GMP Bersatu Siap Tempuh Jalur Hukum - Realita Kini

Realitakini.com- Bengkulu 
Tim investigasi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerbang Merah Putih (GMP) Bersatu bergerak cepat melakukan penelusuran mendalam pasca-insiden pencopotan spanduk dan merek organisasi mereka, serta beberapa ormas lainnya, pada Rabu (10/6/2026) kemarin. Upaya ini dilakukan guna mengungkap motif utama serta mencari kebenaran utuh di balik permasalahan tersebut. Sabtu, (13/06/26).
‎Hingga saat ini, tim investigasi terus gencar melakukan koordinasi dengan pihak Aparat Penegak Hukum (APH) sekaligus menggali informasi dari berbagai narasumber di lokasi kejadian.
‎Berdasarkan data dan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, aksi pencopotan papan merek dan spanduk tersebut diduga kuat dilakukan oleh empat orang oknum berpakaian seragam putih-hitam dan meng gunakan kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza berwarna silver.
‎Ketua Umum: “Ini Masalah Harga Diri, Kami Tidak Main-Main!” Menyikapi temuan awal dari tim investi gasi, Ketua Umum Ormas GMP Bersatu, Mulya Hidayat,didampingi jajaran pengurus lainnya secara tegas menyatakan sikap bahwa pihaknya akan membawa kasus ini ke ranah hukum.
‎Menurut Mulya, tindakan pencopotan sepihak tanpa izin tersebut merupakan bentuk aksi premanisme yang tidak bisa ditoleransi dan jelas memiliki konsekuensi hukum pidana. ‎Tindakan ini dinilai memenuhi unsur pasal perusakan barang/properti serta pasal perbuatan tidak menyenangkan.
‎Mulya menegaskan bahwa insiden ini bukan sekadar perkara kehilangan fisik spanduk semata, melainkan telah mengusik harga diri dan marwah seluruh anggota yang tergabung dalam Ormas Gerbang Merah Putih Bersatu.
‎”Kami tidak akan main-main dalam mencari keadilan terkait insiden ini. Jalur hukum akan kami tempuh agar menjadi pelajaran bagi siapapun untuk tidak bertindak semena-mena,” tegas Mulya Hidayat kepada awak media.
‎Mulya juga mengimbau kepada seluruh kader dan anggota untuk tetap tenang, kondusif, dan mengawal ketat proses hukum yang sedang berjalan ini agar berjalan secara transparan. (Tim)
 
Top