Setelah sebulan penuh melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, hari ini secara resmi berlangsung upacara penutupan TMMD Reguler ke-127 Tahun 2026 di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali. Upacara yang digelar di Lapangan Sepakbola Putra Padjajaran, Gunung Leutik, ini berlangsung mulai pukul 10.50 WIB dan berakhir pukul 12.30 WIB.
Upacara ini dihadiri langsung oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Muhamad Saleh Mustafa, se bagai Inspektur Upacara. Hadir pula se jumlah pejabat tinggi dari TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta organisasi masyarakat dari berbagai unsur. Sekitar 450 peserta dari berbagai latar belakang turut memadati lokasi acara, menunjukkan antusiasme dan dukungan masyarakat terhadap keberhasilan pelaksanaan kegiat an TMMD selama satu bulan terakhir.
Dalam amanatnya, Wakasad menyampai kan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terl ibat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat desa Cipelah yang telah bekerja keras, bersinergi, dan menunjuk kan semangat kebersamaan dalam pe laksanaan TMMD ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan TMMD merupakan salah satu wujud nyata kehadir an negara di tengah masyarakat,khususnya di daerah pedesaan dan terpencil. Program ini bertujuan mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masya rakat, serta memperkuat rasa kebersama an dan persatuan bangsa,” tegasnya.
Selama pelaksanaan TMMD ke-127, ber bagai kegiatan fisik dan nonfisik telah dilaksanakan. Kegiatan fisik meliputi pengecoran jalan, pembangunan rumah tidak layak huni, pembangunan sarana air bersih berupa bak penampungan dan pipanisasi, pemasangan box culvert, serta perbaikan fasilitas umum lainnya. Semen tara itu, kegiatan nonfisik meliputi pelayan an kesehatan gratis, penyuluhan desa wisata, pelatihan kewirausahaan, sosiali sasi peraturan daerah, serta pemberdaya an masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan.
Wakasad juga menyoroti keberhasilan pembangunan infrastruktur yang telah mencapai 80% dan berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai tepat waktu. “Semoga hasil kerja keras ini mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa Cipelah dan sekitarnya, serta mampu meningkatkan kualitas hidup warga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan agar semangat gotong royong, kebersamaan, dan kekompakan yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD terus dipelihara dan dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat. “Ini adalah warisan berharga yang harus terus kita jaga agar pembangunan nasional berjalan berkelanjutan dan merata,” tambahnya.
Selain menyampaikan amanat, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Bandung, sebagai bentuk syukur atas keberhasilan pelaksanaan TMMD. Kemudi an, dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada para pelaku utama yang telah berkontribusi besar dalam keberhasilan kegiatan ini.
Penutupan TMMD diakhiri dengan prosesi penandatanganan berita acara pelaksana an dan penyerahan dokumen resmi se bagai bukti keberhasilan kegiatan. Setelah itu, pasukan upacara membubarkan diri sesuai prosedur yang berlaku.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapk an seluruh hasil pembangunan fisik dan nonfisik dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa Cipelah dan sekitar nya. Semoga semangat kebersamaan, gotong royong, dan pengabdian yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD dapat terus dipelihara dan menjadi bagian dari budaya masyarakat dalam mem bangun bangsa yang lebih maju dan sejahtera.(*:RK)