Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Republik Indonesia, Yandri Susanto didampingi oleh Anggota DPR RI Fraksi PAN Komisi XIII, Arisal Azis, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Wali Kota Pariaman, Yota Balad dan Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi me nyerahkan bantuan pertanian kepada kelompok tani serta meresmikan pembangunan Josal FC Academy, Pondok Pesantren dan Masjid Al Azis di Dusun Sirambang, Desa Cubadak Air Utara, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sabtu (4/4).
Dalam sambutannya, Mendes PDT, Yandri Susanto menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi desa berbasis agraris.
“Kita ingin desa-desa di Kota Pariaman tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tapi menjadi aktor utama ketahanan pangan nasional. Pemanfaatan teknologi tepat guna seperti mesin perontok ini harus mampu meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.
Adapun bantuan pertanian yang diserahkan antara lain 1 juta bibit kelapa ,1 juta bibit pinang dan mesin perontok. Selain penguatan sektor ekonomi, kunjungan ini juga menyasar penguatan sektor spiritual dan pendidikan. Yandri Susanto bersama Walikota dan Wakil Walikota Pariaman melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid dan Yayasan Pondok Pesantren Al Aziz.
Sementara itu, Arizal Aziz dalam sambutannya mengatakan bahwa bantuan bibit kelapa, pinang, dan mesin perontok gabah ini adalah bukti nyata bahwa suara masyarakat dari pelosok desa terdengarsampai ke pusat.
“Saya selalu menekankan bahwa membangun Indonesia harus dimulai dari membangun Desa. Pertanian adalah urat nadi kita. Bantuan bibit dan mesin ini adalah alat perjuangan agar petani kita tidak lagi tertinggal, agar hasil panen melimpah, dan agar anak-anak petani bisa sekolah tinggi dari hasil tanahnya sendiri. Khusus pembangunan masjid dan Yayasan Pondok Pesantren Al Aziz, ini adalah cita-cita mulia kita bersama.
Saya ingin melihat lahirnya generasi yang aktif , bertaqwa namun berprestasi dibidang olahraga dari Daerah saya sendiri. Pondok ini bukan sekadar bangunan beton, tapi rumah bagi nilai-nilai luhur. Kita ingin anak-anak Pariaman mahir ilmu pengetahuan, namun tetap memiliki akhlakul karimah yang teguh Saya secara pribadi akan terus mengawal dan mendukung agar pembangunan ini berjalan lancar hingga tuntas, “ ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa Pe merintah Provinsi bersama Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen untuk terus mendorong hilirisasi dan produktivitas lahan untuk kemajuan ekonomi masyarakat.
“Bibit kelapa dan pinang adalah investasi jangka panjang. Kita ingin Sumatera Barat, khususnya Pari- aman , kembali berjaya dengan komoditas perkebunannya. Pembangunan pesantren ini adalah jawaban atas tantangan zaman. Kita tidak hanya butuh generasi yang mahir bertani atau berbisnis, tetapi generasi yang memiliki landasan moral dan tauhid yang kokoh. Ponpes Al Aziz diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya santri-santri yang entrepreneurial, yang paham agama sekaligus paham cara membangun desa, “ ungkapnya.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan menyatakan apre siasi yang mendalam atas kehadiran Mendes PDT, Yandri Susanto, Anggota DPR RI Fraksi PANKomisi XIII, Arisal Azis, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah yang memberikan semangat baru bagi pembangunan di Kota Pariaman.
"Hari ini adalah sejarah bagi Pemerintah Kota Pariaman, khususnya bagi insan olahraga dan pendidikan di Kota Pariaman. Pembangunan Josal FC Academy ini bukan sekadar membangun gedung atau lapang an sepak bola, melainkan upaya kita bersama untuk membangun manusia seutuhnya. Sesuai dengan visi kami dan selaras dengan komitmen Mendes PDT dalam membangun dari desa, akademi ini mengusung konsep pondok pesantren berbasis akademi sepak bola pertama di Pulau Sumatera, “ ungkapnya.
Pemko Pariaman menyadari bahwa pembangunan SDM di desa adalah kunci. Josal FC Academy di Dusun Sirambang Desa Cubadak Air Utara ini, nantinya dapat menjadi contoh bagaimana potensi olah raga dan pendidikan agama bisa berdampingan, menggerakkan ekonomi lokal, dan menjadi kebanggaan di Kota Pariaman khususnya dan Sumatera Barat umumnya.
“ Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, khususnya pengurus Yayasan Al-Aziz. Kepada Mendes PDT, kehadirannya di Kota Tabuik ini merupakan suntikan semangat bagi kami untuk terus membangun desa dan menata kota demi kesejahteraan masyarakat. Kepada seluruh masyarakat Kota Pariaman, mari kita bersinergi antara Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, Pemerintah Kota, dan seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan Pariaman yang lebih maju, religius, dan sejahtera, “ tutupnya.(dl- RK)