Komandan Kodim 0808/Blitar Letnan Kolonel Infanteri Virlani Arudyawan menyerahkan ratusan sarana dan prasarana untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten dan Kota Blitar.
Penyerahan secara simbolis tersebut berlangsung di halaman Makodim 0808/Blitar, Selasa (21/7/2026). Dukungan fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat operasional koperasi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Dandim 0808/Blitar mengatakan, sebanyak 255 titik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dari total target 260 lokasi di wilayah Blitar telah dinyatakan tuntas 100 persen, baik dari sisi fisik maupun administrasi.
Untuk menunjang aktivitas distribusi dan rantai pasok koperasi, sebanyak 626 unit kendaraan opera sional disiapkan. Armada tersebut terdiri atas 229 unit truk, 164 unit mobil pikap, dan 233 unit ke daraan roda tiga atau Tosa.
“Kami memilih dan memetakan jenis kendaraan ini berdasarkan karakteristik wilayah dan kebutuhan riil di lapangan. Tujuannya jelas, yaitu efisiensi distribusi barang dan optimalisasi layanan operasional koperasi untuk warga desa,” ujar Virlani usai penyerahan armada di Makodim 0808/Blitar, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, keberadaan armada tersebut disesuaikan dengan kebutuhan operasional di lapangan. Truk digunakan untuk mendukung pengangkutan komoditas dalam skala besar, sementara mobil pikap me nunjang distribusi jarak menengah. Adapun kendaraan roda tiga dialokasikan untuk mendukung mobil itas distribusi di wilayah pedesaan dengan akses jalan yang lebih sempit.
Sementara itu, lima titik KDMP lainnya masih dalam tahap penyelesaian akhir. Pemerintah dan pihak terkait terus mendorong agar seluruh titik tersebut dapat segera rampung dan beroperasi.Virlani me negaskan, dukungan terhadap KDKMP tidak berhenti pada penyerahan sarana dan prasarana.
Pengelolaan armada dan koperasi juga harus dilakukan secara bertanggung jawab dan transparan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berharap seluruh armada dirawat dengan penuh tanggung jawab dan dikelola secara transparan demi kepentingan bersama. Kodim akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan berkala,” tegasnya.
Ia berharap keberadaan KDKMP mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat di desa dan kelurahan. Selain itu, koperasi diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan masya rakat terhadap bantuan sosial serta mendorong terciptanya kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
“Kami ingin memastikan sarana logistik ini benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat Blitar,” pungkas Virlani. ( edi)
