Limbah Kayu Menjadi Penopang Ekonomi Masyarakat

Realitakini.com-Semarang 
Di sela-sela pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 di Desa Cukil, anggota Satgas TMMD, Prajurit Dua (Prada) Vicky, melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah salah satu warga, Bapak Warto (57), yang dikenal memiliki keterampilan mengolah limbah kayu menjadi besek untuk kemasan ikan bandeng dan ikan pindang.

Kegiatan anjangsana tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara Satgas TMMD dengan mas yarakat. Selain bersilaturahmi, Prada Vicky juga belajar secara langsung proses pembuatan besek ber bahan limbah kayu yang memiliki nilai ekonomis dan menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga Bapak Warto.
Senin (20/7)

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Warto menjelaskan bahwa limbah kayu yang sebelumnya kurang dimanfaatkan dapat diolah menjadi besek yang banyak digunakan sebagai kemasan ikan bandeng maupun ikan pindang. Produk tersebut memiliki permintaan yang cukup baik sehingga mampu menjadi penopang ekonomi keluarga.

Prada Vicky mengapresiasi kreativitas dan semangat Bapak Warto dalam memanfaatkan limbah kayu menjadi produk yang bernilai jual. Menurutnya, keterampilan seperti ini patut dipertahankan dan di kembangkan karena selain ramah lingkungan, juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kegiatan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi kami. Selain menjalankan tugas dalam program TMMD, kami juga dapat belajar dari masyarakat mengenai potensi usaha yang ada di desa," ujar Prada Vicky.

Melalui kegiatan anjangsana ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masya rakat serta dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi lokal yang mampu me ningkatkan perekonomian warga. Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga men dorong tumbuhnya semangat kebersamaan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan melalui pemanfaatan potensi yang dimiliki desa. Pendim 0714