Masyarakat Simawang Hibahkan 30 Hektar Tanah Ulayat untuk Markas Yonif TP 951

   Foto : Mailis           Peninjauan lokasi lahan untuk pembangunan Kompi Yonif TP 951/pandeka Marapi di Simawang 


Realitakini.com TANAH DATAR
 — Rencana pembangunan markas Kompi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 951/Pandeka Marapi menemui titik terang. Komitmen nyata ditunjukkan oleh masyarakat adat Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, melalui penyerahan tanah ulayat seluas kurang lebih 30,15 hektar yang berjalan aman dan lancar.

​Lahan ulayat yang diserahkan tersebut berlokasi di kawasan Kubang Langkok, Jorong Batu Limbak, Nagari Simawang. Penyerahan ini menjadi bukti sinergi yang kuat antara masyarakat hukum adat, pemerintah daerah, dan TNI dalam mendukung penguatan teritorial serta pertahanan negara di wilayah Sumatra Barat.

​Hasil Musyawarah Mufakat Adat
​Penyerahan lahan di Kubang Langkok ini merupakan buah dari proses musyawarah mufakat (baiyo-iyo) yang matang sesuai dengan kaidah adat Minangkabau.

​Sebelum penyerahan di lapangan, serangkaian rapat penting telah digelar. Pada Jumat (10/7/2026), rapat awal dilaksanakan di Aula Kantor Wali Nagari Simawang bersama ketua KAN M. Nur Dt Tianso, Sek KAN R. E Dt Pado Sati, ketua DPA SY Dt Darek wali Nagari diwakili Sekretaris  SY Dt Rangkayo Mulie, dan BPRN diwakili Sekretaris Muhammad Akmal dengan dihadiri lebih dari 92 terdiri niniak mamak, alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan bundo kanduang. Proses tersebut kemudian dilanjutkan dengan rapat pengesahan formal di Balai-Balai Adat Simawang, Perdamaian Koto Piliang Langgam nan Tujuah di Balai Gadang, pada Senin (13/7/2026) bersama Ketua KAN M. Nur Dt Tianso, didampingi Sek KAN R. E Dt Pado Sati, Ketua DPA SY Dt Darek, Wali Nagari Firman Malin Paduko, ang dihadiri lebih 44 orang niniak mamak 

​Prosesi Penyerahan Resmi
​Prosesi penyerahan lahan dilakukan secara resmi oleh Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Simawang, M. Nur Dt. Tianso, didampingi Sekretaris KAN R. E. Dt. Pado Sati, serta Ketua Dewan Pertimbangan Adat (DPA) Nagari Simawang, SY Dt. Darek.

​"Kami sudah menghibahkan tanah seluas lebih kurang 30,15 hektar untuk pembangunan kompi Yonif TP 951/Pandeka Marapi," ujar Ketua KAN Simawang, M. Nur Dt. Tianso, kepada awak media pada Rabu (29/7/2026).

Sebelumnya ​usai penyerahan secara administratif, Ketua KAN bersama rombongan langsung turun ke lapangan untuk menunjukkan dan meninjau batas-batas area di Kubang Langkok yang akan dijadikan lokasi pembangunan markas batalyon tersebut.

​Momentum penting ini disaksikan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) guna memastikan legalitas dan pemetaan lahan berjalan sesuai aturan yang berlaku. Turut hadir Wali Nagari Simawang Firman Malin Paduko, Wali Jorong Batu Limbak, jajaran niniak mamak, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat.

​Sinergi Adat dan TNI
​Pihak TNI menyambut hangat dan mengapresiasi kebesaran hati serta dukungan dari masyarakat adat Nagari Simawang. Mewakili Dandim 0307/Tanah Datar, Pasilog Kapten Inf Widianto hadir menerima penyerahan tersebut secara fisik dan administratif dengan didampingi perwakilan dari Batalyon Inf TP 951/Pandeka Marapi.

​Dukungan masyarakat pun mengalir deras seiring tuntasnya prosesi ini. Kehadiran markas TNI diharapkan membawa dampak positif yang luas bagi wilayah sekitar.

​"Penyerahan tanah ulayat ini merupakan bentuk kontribusi nyata masyarakat Nagari Simawang dalam menjaga kedaulatan NKRI. Kami berharap kehadiran Kompi Yonif TP 951/Pandeka Marapi nantinya tidak hanya memperkuat aspek keamanan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian dan pembangunan infrastruktur di jorong kami," ungkap salah satu perwakilan tokoh masyarakat setempat. 

​Dengan selesainya penyerahan lahan ulayat ini, tahapan berikutnya akan memasuki fase koordinasi teknis pemetaan lahan oleh instansi terkait serta prosesi penyerahan sertifikasi resmi sebelum konstruksi fisik dimulai. (MJ)