Ada yang menarik di gelaran Blitaria Expo 2026 dimana stand Kopi) Jos Jiz milik Wakil Bupati Beky Herdiansyah yan akan di launching pada tanggal 9 Nanti.
Dengan cita rasa khas kopi Blitar Kopi Jos Jiz menarik minat pengunjung untuk mencoba mencicipi kopi yang di sediakan pramuniaga stand kopi9 Jos Jiz tersebut.
Ya kopi enak bikin seger mata gak ngantuk rasanya khas kopi Blitar ,” ucap Fauji salah satu pengunjung yang menikmati kopi tersebut
Produk kopi lokal bertajuk Kopi Jos Jiz menjadi salah satu daya tarik dalam pembukaan Blitaria Expo 2026, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar.
Produk tersebut mendapat perhatian khusus dari para awak) media dan penonton pameran, Bupati juga Wakil Bupati Blitar, Haji Beky Herdihansah, saat meninjau sejumlah stand pameran bersama Bupati Blitar Rijanto dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Blitaria Expo 2026 digelar sebagai ruang untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah, termasuk produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Industri Kecil dan Menengah (IKM), inovasi9 pelayanan publik serta berbagai produk unggulan hasil binaan pemerintah daerah.
Wakil Bupati Beky yang juga Owner produk Kopi Jos Jiz yang dikembangkan di Desa Tawangrejo, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.
Kopi Jos Jiz mengusung konsep produk kopi khas Blitar dengan bahan baku lokal. Untuk sementara, produk yang dikembangkan antara lain varian kopi robusta, arabika, serta varian premium.
Ke depan, Owner dan pengelola juga berencana mengembangkan lebih banyak varian sesuai potensi bahan baku kopi yang tersedia di Blitar.
Yang menarik, kemasan Kopi Jos Jiz menampilkan simbol jempol dan telunjuk yang menjadi identitas sekaligus filosofi produk.
Gestur tersebut menggambarkan ungkapan “Jos Jiz”, sebuah simbol sederhana yang ingin menyampaikan pesan bahwa cita rasa kopi ini berbeda dan memiliki kenikmatan tersendiri, bagi para pecinta kopi di Nusantara khususnya di Blitar maupun Jawa Timur.
Bagi pengembang produk, simbol tersebut bukan sekadar gambar pada kemasan, tetapi menjadi bagian dari branding untuk memperkuat karakter Kopi Jos Jiz sebagai produk kopi lokal yang memiliki identitas khas.
Bupati Blitar menyambut positif hadirnya produk kopi tersebut. Menurutnya, keberadaan produk lokal seperti Kopi Jos Jiz menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat citra produk unggulan Kabupaten Blitar.
“Ini salah satu produk andalan. Ke depan tentu kita dorong agar semakin berkembang,” ujar Bupati Rijanto saat meninjau stan Kopi Jos Jiz.
Wakil Bupati Beky Hardiansyah juga menyebut bahwa pemasaran produk tersebut tidak hanya diarahkan untuk pasar Blitar, tetapi memiliki peluang untuk menjangkau pasar luar daerah, bahkan hingga ekspor.
“Insyaallah untuk penjualannya sampai ekspor,” ungkap Wabup yang akrab disapa Jambul biru tersebut.
Dari sisi bahan baku, pengelola Kopi Jos Jiz menyampaikan bahwa kopi yang digunakan mengutamakan bahan dari Blitar. Untuk pengembangan varian premium, mereka juga terbuka mengambil bahan baku kopi berkualitas dari wilayah Blitar apabila tersedia.
Pengembangan tersebut dinilai penting untuk menjaga keterkaitan antara produk olahan dengan potensi pertanian9 lokal, sehingga semakin banyak nilai tambah yang bisa dihasilkan dari komoditas kopi Blitar.
Sementara itu, pembukaan Blitaria Expo 2026 sendiri menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar dengan tema “Mangeh Raharja, Blitar Kuncoro.”
Bupati Blitar Rijanto dalam kesempatan tersebut mengatakan, pameran menjadi sarana untuk memperlihatkan kepada masyarakat berbagai capaian dan inovasi yang telah dilakukan pemerintah daerah, termasuk pembinaan terhadap UMKM dan IKM.9
Ia menyebut, berbagai OPD menampilkan program pelayanan publik serta produk hasil binaan masing-masing. Mulai dari produk IKM, UMKM, layanan kesehatan, program keluarga berencana, hingga berbagai potensi dari wilayah kecamatan.
Menurutnya, kegiatan semacam Blitaria Expo dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus sarana untuk meningkatk)an kualitas pelayanan dan pembinaan masyarakat ke depan.
“Ini merupakan bahan evaluasi dan expose kepada masyarakat bahwa dinas-dinas ini sudah melakukan sesuatu untuk mereka,” kata Rijanto.
Dengan hadirnya Kopi Jos Jiz dan berbagai produk lokal lainnya, Blitaria Expo 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi pameran, tetapi juga menjadi etalase potensi ekonomi Kabupaten Blitar.
Khusus Kopi Jos Jiz, rencana peluncuran produk secara resmi dijadwalkan pada 8–9 Agustus 2026. Kehadiran produk ini diharapkan menjadi salah satu warna baru dalam pengembangan komoditas kopi Blitar sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM daerah.
Dengan filosofi jempol dan telunjuk “Jos Jiz”, kopi lokal Blitar tersebut ingin menunjukkan satu pesan sederhana:0 sekali mencoba, rasanya berbeda dari yang lain.(Edy)
