Lomba Mewarnai 1.700 Anak Meriahkan Harlah ke-12 Kampung Coklat, Puncak Acara Digelar 9 Agustus

Penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba mewarnai tingkat PAUD dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-12 Kampung Coklat di Kabupaten Blitar.
Realitakini.com -- Blitar 
Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-12 Kampung Coklat di Kabupaten Blitar terus berlangsung semarak. Salah satu kegiatan yang menyedot perhatian masyarakat adalah lomba mewarnai yang diikuti sekitar 1.700 peserta dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK).

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan wisata Kampung Coklat itu dibagi menjadi dua kategori, yakni tingkat PAUD dan TK. Masing-masing kategori memperebutkan enam gelar juara, mulai dari juara I hingga juara harapan III.

Ketua Panitia Harlah ke-12 Kampung Coklat, Abdul Haris Fauzan, mengatakan tingginya antusiasme peserta tidak lepas dari dukungan berbagai organisasi pendidikan, di antaranya Gabungan Taman Kanak-Kanak Indonesia (GTKI), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), IGAPA, serta sejumlah organisasi lainnya.

"Peserta tingkat TK sekitar 1.300 anak, sedangkan jenjang PAUD sekitar 400 anak. Jadi totalnya kurang lebih 1.700 peserta," ujar Fauzan.

Menurutnya, lomba mewarnai bukan sekadar menjadi ajang kompetisi bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara peserta, orang tua, guru, dan para pendamping.

"Yang ikut bukan hanya siswanya. Ada mamanya, pendampingnya, guru-gurunya. Jadi kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama merayakan Harlah Kampung Coklat," katanya.

Fauzan menjelaskan, rangkaian Harlah ke-12 Kampung Coklat masih akan berlanjut hingga beberapa agenda berikutnya. Puncak peringatan dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus 2026, yang akan menjadi momentum berkumpulnya berbagai elemen masyarakat untuk merayakan perjalanan Kampung Coklat selama 12 tahun.

Sementara itu, rangkaian kegiatan akan ditutup dengan jalan sehat berhadiah pada 23 Agustus 2026. Masyarakat dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan membeli kupon seharga Rp5.000, lebih murah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp10.000.

Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik, termasuk hadiah utama berupa satu unit sepeda motor listrik serta puluhan hadiah lainnya dengan total nilai sekitar Rp20 juta.

Gratis Masuk untuk Masyarakat
Dalam rangka Harlah ke-12, Kampung Coklat juga membuka akses masuk gratis pada momen tertentu sebagai bentuk sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Blitar sekaligus apresiasi kepada masyarakat.

Fauzan menyebutkan, program tiket gratis telah diberlakukan saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar dan akan kembali diterapkan pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus hari lahir Kampung Coklat.

"Harapan kami, dengan gratis masuk ini masyarakat dari berbagai kalangan bisa menikmati wisata di Kampung Coklat. Kami ingin memberikan apresiasi bahwa Kampung Coklat hadir semaksimal mungkin untuk masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Blitar," ungkapnya.

Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut terlihat dari jumlah kunjungan. Pada 5 Agustus lalu, sekitar 2.000 pengunjung tercatat memadati kawasan Kampung Coklat saat akses masuk diberikan secara gratis. Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat pada 17 Agustus mendatang.

Fauzan menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dari seluruh rangkaian Harlah ke-12 Kampung Coklat. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk hadir pada puncak peringatan 9 Agustus serta mengikuti jalan sehat berhadiah yang menjadi penutup rangkaian kegiatan.

"Kami mengundang semua elemen masyarakat untuk hadir pada puncak Harlah Kampung Coklat tanggal 9 Agustus. Setelah itu, masyarakat juga kami undang kembali untuk mengikuti jalan sehat berhadiah," pungkasnya.(*)