Pembersihan Pekarangan Tersebut Menjadi Bagian Penting Dalam Rangkaian Rehabilitasi RTLH

Realitakini.com- Semarang 
Di balik setiap ayunan parang yang dilakukan personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714 / Salatiga, tersimpan semangat pengabdian dan harapan untuk menghadirkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan layak bagi masyarakat.

Seperti yang dilakukan Peltu Mujani, anggota Satgas TMMD Reguler ke-129, yang tanpa kenal lelah terus berbenah dengan mengayunkan parang untuk menebas belukar dan membersihkan pekarangan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Sri Wudyatun, warga RT 16/RW 06, Dusun Gombyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.Kamis (6/8/2026)

Pembersihan pekarangan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian rehabilitasi RTLH yang men jadi salah satu sasaran fisik Program TMMD Reguler ke-129. Selain memperlancar proses pem bangunan, lingkungan yang bersih juga akan menciptakan hunian yang lebih sehat, nyaman, dan aman bagi penghuni nya.

Dengan penuh semangat, Peltu Mujani bersama personel Satgas lainnya bekerja berdampingan dengan warga. Ayunan parang yang menumbangkan semak dan belukar menjadi simbol nyata gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan perubahan yang membawa manfaat bagi warga.

"Setiap pekerjaan yang kami lakukan merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap rumah beserta lingkungannya menjadi lebih layak sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi Ibu Sri Wudyatun dan keluarganya," ujar Peltu Mujani di sela kegiatan.

Program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga memang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui budaya gotong royong. Reha bilitasi RTLH di Desa Cukil merupakan salah satu sasaran utama program untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. ( Pendim 0714 Salatiga)