Penyerahan Dokumen Mustenbang Nagari padang laweh Foto : Mailis
— Pemerintah Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari pada Rabu (26/8/2026).
Forum strategis ini diselenggarakan guna menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 sekaligus merumuskan Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan (DURKP) Tahun 2028.
Ketua Tim Penyusun RKP Nagari sekaligus Sekretaris Nagari Padang Laweh, Yulius Meri, memaparkan rancangan kegiatan yang mencakup lima bidang utama. Kelima fokus pembangunan tersebut meliputi:
Penyelenggaraan Pemerintahan Nagari: Peningkatan efisiensi dan kualitas pelayanan publik.
Pelaksanaan Pembangunan Nagari: Penguatan infrastruktur fisik dan fasilitas umum.
Pembinaan Kemasyarakatan: Penguatan kehidupan sosial dan kebudayaan lokal.
Pemberdayaan Masyarakat: Peningkatan kapasitas ekonomi dan ketahanan warga.
Penanggulangan Bencana & Emergency: Kesiapsiagaan hadapi kondisi darurat serta potensi bencana.
Wali Nagari Padang Laweh, Rahmad Febri Jeni Dt. S.Sy Barah Bangso, menegaskan pentingnya keterbukaan publik dalam pengelolaan dana desa. Pada kesempatan tersebut, beliau memaparkan secara menyeluruh laporan realisasi Anggaran Pendapatan Nagari Tahun Anggaran 2025 dan 2026.
"Perencanaan pembangunan harus disusun berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas. Apa yang kita rencanakan harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan," ujar Rahmad Febri Jeni.
Musrenbang ini juga dimanfaatkan sebagai wadah evaluasi menyeluruh atas program-program tahun sebelumnya agar pelaksanaan di masa mendatang lebih tepat sasaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat Sungai Tarab (Indra Darmanto, SKM, MKM), unsur Forkopimca, Bhabinkamtibmas, Kerapatan Adat Nagari (KAN), Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN), perangkat nagari, serta tokoh Bundo Kanduang.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, dokumen RKP 2027 dan DURKP 2028 diharapkan tidak sekadar menjadi formalitas administratif, melainkan acuan konkret untuk mendorong kemajuan infrastruktur, ekonomi, dan kesejahteraan warga Nagari Padang Laweh. (MJ)

0 Komentar