Segelas Teh Talua Tak Hanya Menghangatkan Badan, Tapi Juga Hangatkan Suasana

Polisi dan awak media bersilaturahmi sambil menikmati hangatnya teh talua di Sungai Rumbai.

Realitakini.com -- Dhamasraya
Segelas teh talua hangat tak hanya menjadi minuman kesehatan tradisional yang menghangatkan tubuh, tetapi juga mampu mencairkan suasana dan mempererat komunikasi serta silaturahmi.Hal itu tergambar dalam pertemuan Kanit Reskrim Polsek Sungai Rumbai, IPDA Dandi Fernando, S.Tr.K., M.H., bersama sejumlah awak media di Palanta Sungai Rumbai, Rabu malam (26/8/2026).

Pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban. Berbagai persoalan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah hukum Polsek Sungai Rumbai, menjadi bahan diskusi dalam suasana yang hangat dan terbuka.

Selain membahas perkembangan situasi kamtibmas, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi serta membangun sinergi antara kepolisian dan insan pers.

Sejumlah awak media turut hadir, di antaranya Realitakini.com, Bicker Biz.Id, Jurnal Investigasi Mabes, Go Indonesia, Kupas Online.com, Sumbar Net, KPK, Top Berita, dan Nusa Bangsa.

IPDA Dandi Fernando menegaskan, komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan pers memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi tersebut juga diperlukan untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Menurut Dandi, hubungan antara polisi dan pers bukan sekadar kemitraan dalam menjalankan tugas masing-masing, tetapi juga dapat menjadi kekuatan bersama untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

“Melalui komunikasi yang baik, kepolisian dan media diharapkan dapat terus bersinergi menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat, sekaligus bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah hukum Polsek Sungai Rumbai,” ujar Dandi.

Pertemuan sederhana di tengah hangatnya teh talua tersebut menjadi gambaran bahwa membangun keamanan tidak selalu harus dilakukan melalui forum formal. Dari ruang-ruang silaturahmi dan obrolan terbuka, dapat lahir gagasan, komunikasi, serta kolaborasi positif demi kepentingan masyarakat.

Silaturahmi terjaga, komunikasi terbuka, dan sinergi semakin kuat. Dari Sungai Rumbai, polisi dan pers bersama-sama menjaga Dharmasraya agar tetap aman, nyaman, dan kondusif. (Fuadcani)

Posting Komentar

0 Komentar