Penyerahan dokumen musrenbang Nagari Simpuruik Tanah Datar foto : Mailis
Pemerintah Nagari Simpuruik, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nagari (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 pada Kamis (27/9/2026). Forum tahunan ini menjadi wadah krusial untuk menjaring aspirasi masyarakat sekaligus menetapkan skala prioritas pembangunan nagari.
Kegiatan yang berlangsung di aula nagari setempat dihadiri oleh Camat Sungai Tarab Ahmad Efendi, S.Ag., Wali Nagari Simpuruik Syahrial, Sekretaris Nagari Hasnawita, Ketua KAN Nagari Simpuruik, unsur Forkopimca, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tokoh masyarakat dari unsur alim ulama, cadiak pandai, niniak mamak, Bundo Kanduang, dan pemuda.
Dalam pembukaan musyawarah, Sekretaris Nagari Hasnawita memaparkan laporan Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan (DURKP) serta laporan pelaksanaan anggaran nagari. Penyusunan RKP Nagari 2027 ini disusun berpedoman pada regulasi pemerintahan desa/nagari, sistem perencanaan pembangunan daerah, dan petunjuk teknis fokus penggunaan Dana Desa 2026.
Rincian Program dan Akselerasi Pembangunan 2027
Musrenbang Nagari Simpuruik menyepakati sejumlah program kerja yang terbagi dalam lima bidang utama:
Penyelenggaraan Pemerintahan: Pemenuhan penghasilan tetap (Siltap) dan tunjangan aparatur nagari, operasional Pemnag dan BPRN, penyediaan sarana-prasarana kantor, perbaikan pelayanan administrasi kependudukan, pertanahan, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta rapat koordinasi berkala.
Pemberdayaan & Peningkatan Kapasitas Masyarakat: Pelatihan tata boga, pembuatan kostum tingkat mahir dan bordir, pelatihan sablon, desain grafis, serta penguatan kapasitas kelompok masyarakat.
Pembinaan Kemasyarakatan: Program pencegahan narkoba bagi generasi muda, pengiriman kontingen seni dan olahraga, pengadaan sarana randai, pembinaan kafilah MTQ, pembinaan kelembagaan (PKK, Bundo Kanduang, KAN, Alim Ulama, dan pemuda).
Pendidikan & Sosial: Penambahan ruang kelas MDTA Al Furqon dan MDTA Nurul Huda, pelatihan imam dan khatib, pembangunan perpustakaan sekolah, pemberian beasiswa anak yatim dan keluarga kurang mampu, serta pemeliharaan Polindes.
Infrastruktur Prioritas: Pembangunan/peningkatan irigasi Banda Kecil dan drainase kawasan gang PLN Koto.
Berdasarkan hasil verifikasi tim teknis, usulan fisik yang dinyatakan lolos dan menjadi prioritas utama pendanaan tahun 2027 adalah proyek pembangunan/peningkatan jalan ruas Kayu Badan – Tanjung – Padang Sampang.
Di sela kegiatan, Wali Nagari Simpuruik, Syahrial, menyampaikan evaluasi kinerja dan persoalan yang dihadapi nagari, salah satunya terkait keberlanjutan Koperasi Merah Putih. Syahrial mengonfirmasi bahwa pengurus koperasi tersebut memilih mengundurkan diri akibat belum tercapainya kesepakatan pembebasan lahan yang direncanakan sebagai lokasi kegiatan usaha.
Terkait pertanggungjawaban keuangan Koperasi Merah Putih, tercatat alokasi anggaran sebesar Rp17.433.000,63 dengan realisasi sebesar Rp15.324.000, sehingga menyisakan saldo sebesar Rp2.105.000,63. Laporan realisasi pendapatan dan belanja nagari tahun berjalan ini dijadikan acuan evaluasi agar penyusunan program 2027 lebih terukur dan akuntabel.
Camat Imbau Masyarakat Kawal Hasil Musrenbang
Camat Sungai Tarab, Ahmad Efendi, S.Ag., menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar forum formalitas pemerintah nagari, melainkan panggung bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan daerahnya secara transparan.
“Yang menentukan kegiatan bukan hanya pemerintah, tetapi masyarakat yang hadir dalam Musrenbang. Kegiatan ditentukan dan diprioritaskan secara bersama-sama. Namun, jangan sampai setelah musyawarah tidak ada pengawalan. Usulan yang berada di peringkat atas belum tentu terealisasi jika tidak dikawal hingga tingkat kecamatan dan kabupaten,” tegas Ahmad Efendi.
Guna memastikan aspirasi masyarakat tidak terhenti di tingkat nagari, Musrenbang Nagari Simpuruik merumuskan dan menetapkan 7 orang perwakilan masyarakat. Tim utusan ini bertugas mengawal, memperjuangkan, dan mengintegrasikan usulan prioritas Nagari Simpuruik pada forum Musrenbang tingkat Kecamatan Sungai Tarab hingga pembahasan APBD Kabupaten Tanah Datar. (MailisJ)

0 Komentar