Tidak Hanya Berfokus Pada Pembangunan Infrastruktur, TMMD Juga Memberikan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Melalui Usaha Penggergajian Kayu Milik Warga.

Realitakini.com-Semarang
Semangat kebersamaan yang menjadi roh Program TMMD Reguler ke-129 terus dirasakan masyarakat Desa Cukil, Kecamatan Tengaran. Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, TMMD juga memberikan perhatian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui usaha penggergajian kayu milik warga.

Di tengah suara mesin gergaji dan hamparan serbuk kayu, anggota Satgas TMMD bersama pengrajin kayu tampak bekerja berdampingan menyiapkan berbagai material. Kebersamaan tersebut menjadi simbol nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana prajurit hadir tidak hanya sebagai pelaksana pembangunan, tetapi juga sebagai mitra yang memberikan motivasi dan semangat kepada pelaku usaha lokal. Senin (10/8/2026)

Usaha penggergajian kayu memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan bahan bangunan, baik untuk pembangunan rumah, fasilitas umum, maupun berbagai sasaran fisik TMMD. Kehadiran Satgas TMMD memberikan dorongan moral kepada para pengrajin agar terus produktif dan mampu meningkat kan kualitas hasil kerajinan serta olahan kayu yang bernilai ekonomi.

Melalui sinergi yang terjalin, masyarakat merasakan bahwa pembangunan desa bukan hanya diwujudkan melalui jalan, jembatan, maupun fasilitas umum, tetapi juga melalui penguatan sektor usaha kecil yang menjadi sumber penghidupan warga. Program TMMD memang dirancang untuk mendorong pembangun an yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. 

Semangat gotong royong yang tercermin dalam aktivitas di bengkel penggergajian kayu ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu melahirkan optimisme baru. Dengan usaha yang terus berkembang, diharapkan perekonomian warga Desa Cukil semakin meningkat, sekaligus memper kuat tujuan TMMD Reguler ke-129 dalam membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.