Rapat Dalam kantor Bawaslu Kota Sawahlunto
Foto : Mailis
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Sawahlunto resmi menggandeng Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan media online lokal untuk memperkuat pengawasan Pemilu partisipatif. Kolaborasi strategis ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Bawaslu Kota Sawahlunto pada Rabu (16/9/2026).
Langkah ini diambil untuk memperluas jejaring pengawasan hingga ke level tapak sekaligus mendongkrak literasi kepemiluan masyarakat. Sektor pendidikan dan insan pers dinilai menjadi pilar kunci dalam memberikan edukasi serta mengawal jalannya proses demokrasi yang jujur dan adil.
Bawaslu Sawahlunto memetakan dua peran fokus utama dalam kerja sama ini:
Edukasi Pemilih Pemula Lewat PGRI: Tenaga pendidik disiagakan sebagai agen edukasi di lingkungan sekolah. Para guru bertugas menanamkan kesadaran politik, pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, serta mengenalkan bentuk-bentuk pelanggaran Pemilu sejak dini kepada pemilih pemula.
Literasi Informasi Lewat Media Online: Insan pers difungsikan sebagai penyaring sekaligus penyebar informasi publik yang sehat. Media online bertugas memperluas jangkauan edukasi mengenai mekanisme pelaporan pelanggaran, tata cara pengawasan, serta memastikan pemberitaan Pemilu tetap berimbang dan objektif.
Kerja sama ini menegaskan bahwa pengawasan Pemilu bukan sekadar tugas formal lembaga Bawaslu, melainkan tanggung jawab kolektif. Lewat sinergi yang berkelanjutan, Bawaslu Kota Sawahlunto optimistis dapat mendorong masyarakat untuk tidak hanya sekadar datang ke TPS, tetapi juga aktif mengawasi seluruh tahapan Pemilu agar tetap berintegritas dan bermartabat. (MailisJ)

0 Komentar