Komisi II DPRD Kota Blitar melakukan inspeksi mendadak ke empat titik pembangunan dan per ekonomian rakyat, yaitu Pasar Pahing, Pasar Legi, Pasar Kuliner, serta Water Park Sumber Udel, Rabu (30/09/2026)
Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo, menyampaikan kunjungan ini bertujuan me mastikan pembangunan memberikan dampak nyata sekaligus mencari solusi agar pasar-pasar yang dikelola dapat kembali hidup dan ramai. Dari pantauan di Pasar Pahing, fisik bangunan terlihat baik.
“Secara gambaran pekerjaan pembangunan di Pasar Pahing yang dilakukan terlihat baik, kita menemu kan beberapa keluhan di para pedagang aktivitas dagang belum maksimal,”kata Yohan pada awak media.
Merespons belum maksimalnya aktivitas pedagang, Yohan mengatakan akan merekomendasikan pem bebasan sementara pungutan kebersihan dan listrik guna memacu semangat para pedagang kembali berjualan.
Kalau jualannya itu tiap hari insya Allah tidak keberatan. Tapi kalau memang untuk memadukan atau mendapatkan manfaat, teman-teman pedagang ini digratiskan dulu, insya Allah nanti akan memacu semangat pedagang lain.
“Kami di Komisi II bersama Pemerintah Kota melalui Disperindag akan memberikan rekomendasi seperti itu,”jelasnya.Yohan juga menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk intimidasi atau ancaman ke pada pedagang yang menyampaikan keluhan.
“Kalau ada intimidasi, ada ancaman semacam itu, insya Allah akan kita tindak tegakkan. Jangan sampai pedagang takut berbicara,”tandasnya.
Terkait kualitas bangunan, hingga saat ini dokumen hasil uji beton belum diterima pihak dewan meski sudah diminta. Meski tampak baik secara fisik, Komisi II meminta pemerintah menyerahkan data teknis agar dapat dipastikan kekokohan dan keamanan bangunan sepenuhnya terjamin.
“Yang intinya pasar ini benar-benar ramai seperti yang diharapkan, dan lingkungan sekitar juga ikut ber kembang. Semoga langkah kecil ini dapat mengembalikan semangat warga berdagang dan menyejah era kan ekonomi rakyat,”pungkasnya.(adv/ edy)

0 Komentar