Peluncuran aplikasi tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra. Ia menyampaikan apresiasi terhadap langkah Perumdam Tirta Serambi menghadirkan layanan berbasis digital yang diharapkan mampu memberikan kemudahan sekaligus mempercepat respons perusahaan terhadap kebutuhan pelanggan.
Menurut Allex, kehadiran SIPASTI jangan hanya menjadi wadah layanan berbasis teknologi, tetapi harus benar-benar mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Setiap keluhan maupun kebutuhan pelanggan diharapkan dapat tersampaikan kepada pihak yang bertanggung jawab sehingga penanganannya dapat dilakukan secara tepat.
“SIPASTI menjadi salah satu bukti tumbuh kembangnya Perumdam Tirta Serambi dari sektor pelayanan. Namun yang terpenting, wadah layanan ini harus mampu menyampaikan setiap kebutuhan pelanggan kepada pihak yang bertanggung jawab di perusahaan,” ujar Allex.
Di balik pengembangan layanan digital tersebut, Allex mengingatkan manajemen Perumdam Tirta Serambi agar tetap memberikan perhatian terhadap persoalan dasar pelayanan air minum. Digitalisasi, menurutnya, harus berjalan seiring dengan pembenahan kualitas pelayanan secara menyeluruh.
Sejumlah aspek yang dinilai perlu terus dibenahi meliputi kualitas air, kontinuitas distribusi, jaringan perpipaan, tingkat kehilangan air, efisiensi operasional, serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan air minum semakin baik dan berkelanjutan.
“Manajemen perusahaan harus tetap membenahi hal-hal yang mendasar, seperti kualitas air menjadi lebih baik dan jaminan pendistribusian kepada pelanggan. Selain itu, juga menyangkut jaringan perpipaan, tingkat kehilangan air, efisiensi operasional, serta kemampuan sumber daya manusia,” ucap Allex.
Sementara itu, Direktur Perumdam Tirta Serambi Angga Putra Jayani mengatakan, momentum HUT ke-44 tahun ini mengusung tema “Mengalirkan Bakti, Melayani Sepenuh Hati”. Tema tersebut menjadi komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.
Angga menegaskan bahwa air minum bukan semata persoalan bisnis, tetapi merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, setiap inovasi yang dilakukan perusahaan harus bermuara pada kemudahan dan peningkatan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh pelanggan.
“Air bukan hanya persoalan bisnis, namun merupakan kebutuhan dasar. Digitalisasi tidak akan berarti apabila tidak membuat masyarakat lebih mudah dilayani. Karena itu, ukuran keberhasilan SIPASTI bukan seberapa canggih teknologinya, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” ungkap Angga.
Selain meluncurkan SIPASTI, rangkaian HUT ke-44 Perumdam Tirta Serambi juga diisi dengan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan pelanggan. Program tersebut di antaranya pemasangan sambungan gratis bagi masyarakat desil 1 sampai 5, pemberian 10 hadiah bagi pelanggan teladan, serta penyaluran 20 paket sembako bagi pelanggan kurang mampu.
Program sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen Perumdam Tirta Serambi untuk tidak hanya meningkatkan pelayanan dari sisi teknologi, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap masyarakat. Kehadiran perusahaan diharapkan semakin dirasakan, khususnya oleh pelanggan yang membutuhkan dukungan.
Tak hanya itu, Perumdam Tirta Serambi juga memberikan promo penghapusan denda sebesar 80 persen serta potongan biaya pemasangan sambungan baru sebesar 15 persen bagi masyarakat umum. Berbagai program tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air minum.
“Program dan berbagai kemudahan yang kami hadirkan dalam momentum HUT ke-44 ini merupakan bagian dari komitmen Perumdam Tirta Serambi untuk terus mengalirkan bakti dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkas Angga usai prosesi peluncuran SIPASTI. (Heri/Rel)

0 Komentar