Musrenbang Nagari Salimpaung Kecamatan Salimpaung
Foto ; Mailis
Pemerintah Nagari Salimpaung, Kecamatan Salimpaung, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari Tahun 2026 di Aula Kantor Wali Nagari Salimpaung, Rabu (2/9/2026).
Forum tahunan ini digelar untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Nagari (RKP) sekaligus merumuskan Daftar Usulan RKP Tahun 2027 (DU-RKP) tahun anggaran 2028.
Agenda ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parpora) Tanah Datar Inhendri Abas, S. Pd, MM Dt Rajo Tanbasa Camat Salimpaung Kartoni, unsur Forkopimca, Kerapatan Adat Nagari (KAN), ketua BPRN beserta jajaran, kepala UPT, ninik mamak, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, bundo kanduang dan undangan lain.
Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan
Kepala Dinas Parpora Tanah Datar, Inhendri Abas, mengingatkan pentingnya menyelaraskan (sinkronisasi) usulan nagari dengan arah kebijakan pemerintah daerah, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran saat ini.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih mengedepankan program prioritas yang menjadi kebutuhan bersama ketimbang keinginan sektoral.
"Jangan keinginan kita yang kita tonjolkan, tapi apa yang dibutuhkan. Ibaratnya, kalau pemerintah daerah membuat 'godok' dan kita mengusulkan 'pical', tentu bantuan tidak akan bisa masuk karena jalurnya berbeda," tegas Inhendri mengumpamakan.
Selain keselarasan program, Inhendri juga mengajak masyarakat Salimpaung mengoptimalkan potensi daerah di sektor pariwisata, agrowisata, budaya, dan ekonomi kreatif. Menurutnya, potensi Tanah Datar sebagai Luhak Nan Tuo harus dimanfaatkan untuk menggerakkan perekonomian warga lokal.
Beberapa poin strategi yang didorong antara lain:
Optimalisasi Program Satu Nagari Satu Event: Menjadi wadah promosi produk UMKM unggulan dan budaya lokal.
Pengembangan Pusat Kreativitas Pemuda (2026–2027): Wadah pembinaan bagi generasi muda di bidang olahraga, sanggar seni, hingga produk olahan khas nagari seperti kerupuk lado.
Sementara itu, Wali Nagari Salimpaung, Syafril, menyebutkan bahwa Musrenbang ini merupakan puncak dari penyerapan aspirasi warga di tingkat dusun dan jorong. Berbagai usulan yang masuk mencakup sektor infrastruktur fisik, ekonomi, hingga pemuda dan pemberdayaan masyarakat.
Syafril menekankan bahwa tidak semua usulan dapat direalisasikan sekaligus mengingat keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, penetapan skala prioritas menjadi kunci utama.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Nagari Salimpaung berharap usulan yang telah disepakati dapat menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus terintegrasi dengan arah pembangunan Kabupaten Tanah Datar. (MailisJ)

0 Komentar