Hadiri Pembukaan MTQ Kota Sawahlunto, Kanwil Kemenag Sumbar: Jangan Dimaknai Sebatas Perlombaan


Realitakini.com, Sawahlunto - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat yang diwakili Kabid Pendidikan Madrasah, Tan Gusli, menyampaikan bahwa MTQ tidak boleh dimaknai sebatas arena perlombaan mengejar kemenangan. 

Hal itu disampaikan saat menghadiri pembukaan MTQ tingkat Kota Sawahlunto, Jum'at (30/10) di Santur, kecamatan Barangin. 

Menurutnya, MTQ merupakan wahana pendidikan spiritual, pembinaan akhlak, dan ikhtiar melahirkan generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan.

" Untuk itu, jangan MTQ ini hanya dimaknai sebagai ajang perlombaan, tetapi lebih dari itu, harus dimanfaatkan sebagai ajang pembinaan untuk mempersiapkan generasi Islami," sebutnya.

Selain itu, imbuh Tan Gusli, MTQ juga harus menjadi ajang pembinaan akhlak sebagai pondasi di masa depan.

Sementara itu, Ketua Panitia, H. Zainul Arizal Dt. Bandaro Putih, melaporkan bahwa MTQ tahun ini diikuti oleh 300 peserta yang berlaga di 9 cabang dan 19 golongan.

"Sebanyak 8 lokasi perlombaan telah disiapkan panitia dan tersebar di wilayah Kecamatan Barangin," terangnya.

Berdasarkan data dari Kasi Bimas Islam Kemenag Sawahlunto, Desa Lumindai tercatat sebagai pengirim delegasi terbanyak dari total 37 desa dan kelurahan yang ada. Desa tersebut mengungguli daerah lain dengan mengirimkan 38 orang peserta.

Rangkaian acara pembukaan ini dimeriahkan oleh pawai ta'aruf yang bergerak dari Mini Market Ayah Bunda menuju arena utama, serta pelantikan Dewan Hakim oleh Wali Kota Sawahlunto.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Ketua DPRD, Sekdako Sawahlunto, unsur Forkopimda, Kakankemenag, MUI, pimpinan BUMN, serta jajaran Forkopimca.
(**)

Posting Komentar

0 Komentar