Jalan umum Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk Mitsubishi dan sepeda motor Kawasaki Ninja, Senin (12/10/2026) pagi. Dua remaja berusia 17 tahun yang berada di sepeda motor tersebut mengalami luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Kedua korban masing-masing berinisial HPH, selaku pengendara Kawasaki Ninja, dan ATP, yang diboncengnya. Keduanya dibawa ke RS Ngudi Waluyo Blitar untuk mendapatkan penanganan medis.
Informasi awal kepolisian menyebutkan, kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi yang dikemudikan S, 44, warga Kecamatan Wlingi, melaju dari arah timur ke barat. Setibanya di ruas jalan Desa Kenda lrejo, pengemudi truk melakukan manuver berbelok ke kanan.
Pada waktu bersamaan, Kawasaki Ninja yang dikendarai HPH bergerak dari arah barat ke timur. Kedua kendaraan kemudian bertabrakan dengan pola benturan depan-samping.
Dari kesimpulan awal petugas, kurangnya kehati-hatian pengemudi truk ketika berbelok menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam penanganan kecelakaan tersebut. Meski demikian, proses pemerik saan tetap diperlukan untuk memastikan detail kejadian berdasarkan fakta di lapangan.
Petugas Satlantas Polres Blitar mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta menghimpun keterangan para saksi. Penanganan perkara selanjutnya dilakukan Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Blitar.
Akibat insiden tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp2 juta. Sementara itu, kondisi kedua korban menjadi perhatian utama setelah mereka mendapatkan penanganan medis di RS Ngudi Waluyo Blitar.
Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq, S.T.K., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar lebih cermat ketika berkendara, khususnya saat hendak berbelok maupun melintasi jalur yang digunakan kendaraan dari arah berlawanan.
Ia mengingatkan bahwa keselamatan di jalan raya tidak cukup hanya dengan mengandalkan keterampil an mengemudi. Konsentrasi, kondisi kendaraan, kepatuhan terhadap aturan, dan kemampuan memper hitungkan situasi lalu lintas juga menjadi hal penting.
“Pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam perjalanan, menjaga konsentrasi, menaati aturan lalu lintas, serta menjaga jarak aman. Kendaraan juga harus diperiksa sebelum digunakan untuk memastikan kondisinya layak jalan,” demikian imbauan Kasat Lantas.
Ia juga mengingatkan pengendara supaya mengatur waktu perjalanan dengan baik sehingga tidak ter buru -buru di jalan. Sikap disiplin dan kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan lain harus menjadi kebiasaan setiap kali berkendara.
Kecelakaan di Kendalrejo menjadi pengingat bahwa manuver berbelok perlu dilakukan dengan penuh perhitungan. Pengemudi harus memastikan kondisi di sekeliling kendaraan aman sebelum mengubah arah, terutama ketika arus lalu lintas dari arah berlawanan masih berlangsung.
Satlantas Polres Blitar mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya berlalu lintas yang aman dan tertib. Sebab, kewaspadaan setiap pengendara memiliki peran penting dalam mencegah kecelakaan dan melindungi keselamatan sesama pengguna jalan.Stop pelanggaran, stop kecelakaan. Utamakan keselamatan dalam setiap perjalanan(*)

0 Komentar