Puluhan Esai Pelajar Warnai HUT Pasaman ke-81, PBTS Dorong Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

PBTS Pasaman menggelar lomba esai pelajar untuk mendorong kreativitas generasi muda
Realitakini.com-- Pasaman 
Semangat mewujudkan Pasaman Bangkit tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah daerah, tetapi membutuhkan kontribusi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers dan generasi muda.

Momentum Hari Jadi ke-81 Kabupaten Pasaman menjadi dorongan bagi Pers Bersatu Tuah Saiyo (PBTS) untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah melalui penyelenggaraan lomba esai tingkat SLTA sederajat se-Kecamatan Lubuk Sikaping.

Mengusung topik penanaman budaya aman dan nyaman di lingkungan sekolah, kegiatan ini diikuti puluhan peserta yang menuangkan gagasan, pemikiran kritis, serta harapan mereka terhadap terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih baik.

Karya-karya peserta dinilai oleh tim PBTS. Hasilnya, siswa SMAN 1 Lubuk Sikaping berhasil tampil sebagai yang terbaik, disusul SMA 3 Sumbar, MAN 1 Lubuk Sikaping, dan SMA 2 Lubuk Sikaping.

Ketua PBTS Pasaman, Yunzar Lubis, mengatakan lomba esai tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kabupaten Pasaman, tetapi juga menjadi langkah awal untuk merangsang kreativitas dan mengembangkan kemampuan menulis generasi muda.

Menurutnya, tingginya partisipasi pelajar menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menyampaikan gagasan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap tumbuh semangat menulis dan berpikir kritis di kalangan pelajar. Gagasan mereka perlu didengar karena generasi muda merupakan bagian penting dalam mewujudkan Pasaman Bangkit,” ujarnya.

Ia menambahkan, PBTS sebagai organisasi yang menaungi insan pers di Kabupaten Pasaman berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam mendorong kemajuan daerah, salah satunya melalui kegiatan literasi dan pengembangan potensi generasi muda.

Yunzar berharap, kegiatan tersebut menjadi titik pijak bagi PBTS untuk menghadirkan program-program positif yang berkelanjutan, sekaligus melahirkan generasi muda Pasaman yang kreatif, kritis, dan mampu menyampaikan gagasan melalui tulisan.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, semangat Pasaman Bangkit diharapkan tidak hanya menjadi slogan peringatan hari jadi, tetapi juga terwujud melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. (Nurman)

Posting Komentar

0 Komentar