Ribuan Jamaah Khusyuk Hadiri Majlis Dzikir Dan Haul Masyayikh Di Masjid Agung Kota Blitar

Realitakini.com-Blitar, 
Suasana khusyuk menyelimuti kegiatan Majlis Dzikir Wa Maulidurrasul SAW dan Haul Masyayikh Kota Blitar yang digelar di Masjid Agung Kota Blitar, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tersebut dihadiri lebih dari 2.000 jamaah.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Blitar dengan Majlis Al Khidmah. Turut hadir Wali Kota Blitar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Blitar, Kementerian Agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pengurus Jamaah Al Khidmah sekaligus Koordinator Majlis Dzikir, Haji Iswan Jeffry Zakaria, me nyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan yang diikuti ribuan jamaah tersebut.

“Alhamdulillah, kegiatan Majlis Dzikir Wa Maulidurrasul SAW dan Haul Masyayikh Kota Blitar berj alan lancar dan dihadiri lebih dari 2.000 jamaah,” ujarnya.

Menurut Iswan, kegiatan ini bukan sekadar menjadi sarana memperkuat keimanan melalui dzikir dan selawat, tetapi juga momentum untuk mengenang jasa para santri dan ulama dalam perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melupakan sejarah perjuangan santri dan ulama, khususnya pada Oktober 1945, yang menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Jangan17/10/2026 sampai kita melupakan sejarah, karena kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia tidak lepas dari peran santri dan ulama,” tegasnya.

Selain mengenang jasa para pejuang, Iswan berharap Kota Blitar senantiasa menjadi daerah yang aman, tenteram, dan sejahtera. Ia juga memanjatkan doa agar masyarakat selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT serta dijauhkan dari berbagai musibah.

Ia berharap Kota Blitar menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yakni negeri yang baik dan mendapat ampunan dari Allah SWT.Dalam kesempatan tersebut, Iswan turut menyampaikan harapan nya agar pemerintah memberikan perhatian lebih besar terhadap pendidikan santri di seluruh Indonesia.

Menurutnya, para santri yang menempuh pendidikan di pondok pesantren perlu mendapatkan perhatian dan kesempatan yang setara dengan peserta didik di jalur pendidikan akademik lainnya.

“Harapannya, para santri di tanah air mendapatkan perhatian besar dari pemerintah. Jangan sampai pendidikan santri di pondok pesantren dibedakan dengan pendidikan akademik lainnya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Majlis Dzikir Wa Maulidurrasul SAW dan Haul Masyayikh ini, diharapkan semangat kebersamaan, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta penghormatan terhadap jasa para ulama dan santri terus terpelihara. Momentum Hari Santri Nasional juga menjadi pengingat akan pentingnya peran santri dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. (*)

Posting Komentar

0 Komentar