Sampaikan Selamat HUT ke-39 Balerong Bunta, Shadiq Pasadiqoe Tekankan Pentingnya Inovasi dan Transparansi

      Anggota DPR RI M.Shadiq Pasadigoe  bersama Mustafa Akmal Dt Sidi Ali   ( Foto : Tim)
Realitakini.com - Jakarta  
Anggota Komisi XIII DPR RI, M. Shadiq Pasadiqoe, menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus ucapan selamat atas peringatan ulang tahun ke-39 Balerong Bunta. Lembaga keuangan yang berakar dari Lumbung Pitih Nagari (LPN) Rao-Rao ini dinilai telah melintasi sejarah panjang hingga bertransformasi menjadi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) yang terus bertumbuh bersama masyarakat.

​Apresiasi tersebut disampaikan langsung kepada Komisaris BPRS Balerong Bunta H. Syaiful Zein, Direktur Utama Yuzaki Azwar, serta seluruh jajaran pengurus dan karyawan.

​"Selamat atas 39 tahun Balerong Bunta. Semoga semakin maju, berkembang, amanah, dan terus tumbuh bersama masyarakat," ujar M. Shadiq Pasadiqoe di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

​M. Shadiq menilai, perjalanan hampir empat dekade ini merupakan pijakan sejarah yang sangat krusial. Berawal dari semangat gotong royong Lumbung Pitih Nagari di Rao-Rao, Balerong Bunta dinilai berhasil menjawab tantangan zaman dengan menjadi lembaga keuangan syariah yang konsisten memberikan manfaat nyata bagi ekonomi warga.

​Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kepercayaan (trust) dan profesionalisme agar kontribusi lembaga perbankan syariah ini makin terasa impact-nya. ​Ajak Masyarakat dan Perantau Bersinergi

​Secara khusus, mantan Bupati Tanah Datar ini mengajak seluruh elemen masyarakat Nagari Rao-Rao, baik yang berdomisili di kampung halaman maupun di perantauan, untuk terus memberikan dukungan penuh.

​"BPR ini merupakan bagian dari sejarah dan perjalanan masyarakat Nagari Rao-Rao. Karena itu, mari kita dukung dan besarkan bersama. Keberhasilan BPR bukan hanya tanggung jawab pengelola, tetapi membutuhkan keterlibatan kita semua," tegasnya.

​Kepada para perantau asal Rao-Rao yang tersebar di berbagai wilayah, Shadiq berpesan agar tidak terputus kontribusi gagasan maupun investasi ekonomi di kampung halaman. Sinergi antara rantau dan ranah dianggap sebagai modal sosial utama dalam memperkuat daya tahan lembaga keuangan berbasis kerakyatan ini.

​Memasuki usia ke-39, Shadiq mendorong pihak manajemen untuk terus melakukan pembenahan internal seiring pesatnya perkembangan teknologi dan persaingan industri perbankan. Kepada jajaran komisaris, direksi, hingga staf operasional, ia menitipkan pesan penguatan tata kelola (good corporate governance).

​"Teruslah bekerja dengan penuh amanah dan profesional. Jaga kepercayaan masyarakat, tingkatkan kualitas pelayanan, serta berinovasi menghadapi perkembangan zaman," pungkasnya.

​Perjalanan panjang dari Lumbung Pitih Nagari menuju BPR Syariah ini diharapkan menjadi fondasi yang kian kokoh untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat Rao-Rao dan sekitarnya di masa depan. (MailisJ) 

Posting Komentar

0 Komentar