• Redaksi
  • Contacts us
  • UU Pers No. 40
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Wartawan
Realita Kini
Realita Kini
  • Home
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Provinsi
  • _Kabupaten
  • __Kab. Solok
  • __Mentawai
  • __Solok Selatan
  • __Agam
  • __Sijunjung
  • __Dharmasraya
  • __Limapuluh Kota
  • __Tanah Datar
  • __Pasaman Barat
  • __Pasaman
  • __Pesisir Selatan
  • __Kab. Pariaman
  • _Kota
  • __Padang
  • __Solok
  • __Bukittinggi
  • __Payakumbuh
  • __Sawahlunto
  • __Padang Panjang
  • __Pariaman
  • Parlemen
  • _DPRD Provinsi
  • _DPRD Kabupaten
  • __DPRD Kab. Blitar
  • _DPRD Kota
  • __DPRD Padang
  • __DPRD Bukittinggi
  • __DPRD Kota Blitar
  • __DPRD Pekanbaru
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Pariwara
Ondeh Mak, Raskin di Lubuk Buaya Berbau dan Menghitam Padang

Ondeh Mak, Raskin di Lubuk Buaya Berbau dan Menghitam

realitanewskomgmail.com November 16, 2016

Realiatakini.com-Padang, Siti (45), warga setempat, mengaku anak-anaknya sering mengeluh ka…

Read more »
Modus Pungutan Liar Semakin Bervariasi Nasional

Modus Pungutan Liar Semakin Bervariasi

realitanewskomgmail.com November 16, 2016

Realiatakini.com-Jakarta Belum adanya sanksi tegas kepada pihak sekolah membuat pungutan ti…

Read more »
KAN Harus Mampu Menangkal Dampak Globalisasi Pariaman

KAN Harus Mampu Menangkal Dampak Globalisasi

realitanewskomgmail.com November 16, 2016

Realitakini.com-Pariaman   Derasnya arus globalisasi akan pengaruh terhadap adat dan budaya…

Read more »
Tolak Launching, "Sejumlah Organisasi Usaha Dengan Tegas Untuk Tolak Minang Mart Berada Di Kota Padang"  Realitakin.com -Padang  60 perwakilan pengusaha dilima Organisasi usaha yang ada di Sumatera Barat, pada Rabu 14 November 2016 menggelar rapat internal antar Asosiasi, guna membicarakan terkait dengan Launching Minang Mart yang akan dilakukan pada 18 November 2016 mendatang.   "Kami tadi melakukan rapat Internal besama dengan pengusaha Ritel lainnya, serta juga dari pihak Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), dalam rapat tersebut, kami mengambil sikap yang tegas untk menolak Minang Mart berada di Kota Padang khususnya Sumatera Barat umumnya, serta menuntut Gubernur Sumatera Barat, untuk kembali ke Komitment awal tidak melibatkan pihak swasta didalamnya," hal ini disampaikan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Sumatera Barat. Fidaus kepada Kabarnagari.com di Padang.   Firdaus mengatakan, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sudah lari dari ketentuan awalnya, yang ingin melakukan pemberdayaan terhadap UMKM yang ada di Sumatera Barat dengan melibatkan PT Ritel Moderen Minang (PT RMM), Ia ingin Minang Mart tersebut kemballi kepada konsep awal yang dikelola oleh tiga BUMD yang ada di Sumatera Barat yakni Jamkrida, Bank Nagari, serta Grafika serta dengan perencanaan untuk pemberdayaan.   Dari Pantauan media ini, tampak yang hadir pada saat rapat Internal tersebut adalah Ikatakan Pedagang pasar Indonesia (IKAPPI) yang diketuai oleh Muhammad Yani, Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo) Sumbar yang diketua oleh Firdaus, Asosiasi Pedagang P&D Kelontong  (AP2DK) yang diketuai oleh Guspardi Gaus, Asosiasi Pedagang Ritel dan Grosir (APRIS) Sumatera Barat oleh Sepriadi, dan Paguyuban Pedagang Maju Basamo Kota Padang Suryadi Issa.   "Kita Bukan Anti Insvestor, kita selalu mendukung agar putra daerah kita untuk maju dan berusaha di Sumatera Barat, namun jangan dijadikan Minang Mart untuk dipolitikkan dan ditunggangi oleh beberapa oknum, sehingga nantinya yang akan mendapatkan keuntungan kedepan itu adalah orang-orang yang memiliki modal besar,"terang Firdaus dengan kecewa.  Untuk itu, mereka sepakat didalam rapat internal yang mulai pada pukul 13.00 wib siang, agar Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, untuk melakukan pemanggilan terhadap Gubernur sumatera Barat, serta tiga BUMD yang awalnya untuk menjadi pengelola Minang Mart tersebut, meminta pertanggung jawaban Gubernur bagaimana arah dari Minang mart itu sendiri.   "Sementara, saat ini kami sudah melihat Minang Mart (PT RMM) sudah akan membuka beberapa Outlet, yang katanya itu 30 outlet, 9 diantaranya akan diselesaikan dalam waktu dekat, dan 4 diantaranya akan dilaunching dalam waktu dekat, maka kami sepakat untuk menolak kehadiran mereka itu, serta jangan dibuka dahulu sampai ada kejelasan yang pasti,"tegas Firdaus.   Lanjut Firdaus, ia meminta DPRD Kota Padang dan Walikota Padang segera menyikapi permasalahan ini dengan arif dan bijaksana. namun apabila pihak pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi tidak menanggapi permasalahan tetang Minang Mart dan memilih bungkam, maka Mereka sepakat untuk melakukan langkah yang pada akhirnya, akan melakukan aksi Demo  dengan jumlah yang besar,"ya, sudah kami berikan surat, kami minta Hearing, serta meminta kejelasan, namun mereka tidak menanggapi, jalan akhir yang dilakukan ya demo saja lagi 2 juta anggota dari berbagai asosiasi siap melakukannya," tegas.   Dikatakannya, Ia menduga adanya pemodal besar yang ada dibelakang Minang Mart, mereka juga mempertanyakan Siapa yang diduga pemodal besar itu? tanya Firdaus.Sementara itu, Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Kota Padang Muhammad Yani, mengatakan hal senada, ia sampaikan bahwasanya komitment untuk melakukan demo tersebut tetap akan dilaksanakan, namun mereka akan mengikuti dahulu prosedur tahap rencana awal yang dilakukan saat ini.   "Kita Hearing dulu dengan DPRD Sumbar dengan memintak Wakil rakyat, untuk memanggil Gubernur dan tiga BUMD ini, namun kalau masih tidak juga ada kejelasan, maka seluruh pedagang Pasar di Sumatera Barat akan bergerak dalam melakukan aksi damai menolak keberadaan Minang Mart di Sumatera Barat.Kemudian ia menuturkan, dukungan tidak hanya didapat dari IKAPPI yang ada di Sumatera Barat saja, namun dukungan juga terdapat di berbagai daerah di Indonesia, seperti halnya Ketua UMUM IKAPPI Indonesia, ia dengan lantang mendukung aksi dari Para pedagang dan Pengusaha Ritel yang ada di Sumatera Barat dalam menolak pahak kapitalis di daerah mereka . Sementara itu, Muhammad yani yang akrab di sapa Amaik ini meminta, agar pemeritah memeberikan kejelasan sedetail mungkin tentang Minang Mart, siapa Pemodal, Siapa yang menjadi pemilik saham, jangan sampai pihak pemerintah Provinsi atau Kota menjadi bungkam dan tidak melayani aspirasi tersebut.   "kalau hasil rapat kami hari ini, tidak digubris oleh Gubernur Sumatera Barat, maka kami akan melanjutkan Aksi demo, maka kami akan meminta kepada pedagang pasar, pengusaha ritel lokal, serta pedagang kaki lima, untuk melakukan aksi bersama kami dan menuntut Gubernur Sumatera Barat, supaya menghentikan Minang Mart,"tegas Muhammad Yani.   Kemudian, IKAPPI bersama pengusaha Ritel yang ada diSumatera Barat meminta Walikota Padang agar tegas dalam mengambil keputusan, serta mencabut izin dari usaha Minang Mart tersebut, katanya.(****) Padang

Tolak Launching, "Sejumlah Organisasi Usaha Dengan Tegas Untuk Tolak Minang Mart Berada Di Kota Padang" Realitakin.com -Padang 60 perwakilan pengusaha dilima Organisasi usaha yang ada di Sumatera Barat, pada Rabu 14 November 2016 menggelar rapat internal antar Asosiasi, guna membicarakan terkait dengan Launching Minang Mart yang akan dilakukan pada 18 November 2016 mendatang. "Kami tadi melakukan rapat Internal besama dengan pengusaha Ritel lainnya, serta juga dari pihak Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), dalam rapat tersebut, kami mengambil sikap yang tegas untk menolak Minang Mart berada di Kota Padang khususnya Sumatera Barat umumnya, serta menuntut Gubernur Sumatera Barat, untuk kembali ke Komitment awal tidak melibatkan pihak swasta didalamnya," hal ini disampaikan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Sumatera Barat. Fidaus kepada Kabarnagari.com di Padang. Firdaus mengatakan, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sudah lari dari ketentuan awalnya, yang ingin melakukan pemberdayaan terhadap UMKM yang ada di Sumatera Barat dengan melibatkan PT Ritel Moderen Minang (PT RMM), Ia ingin Minang Mart tersebut kemballi kepada konsep awal yang dikelola oleh tiga BUMD yang ada di Sumatera Barat yakni Jamkrida, Bank Nagari, serta Grafika serta dengan perencanaan untuk pemberdayaan. Dari Pantauan media ini, tampak yang hadir pada saat rapat Internal tersebut adalah Ikatakan Pedagang pasar Indonesia (IKAPPI) yang diketuai oleh Muhammad Yani, Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo) Sumbar yang diketua oleh Firdaus, Asosiasi Pedagang P&D Kelontong (AP2DK) yang diketuai oleh Guspardi Gaus, Asosiasi Pedagang Ritel dan Grosir (APRIS) Sumatera Barat oleh Sepriadi, dan Paguyuban Pedagang Maju Basamo Kota Padang Suryadi Issa. "Kita Bukan Anti Insvestor, kita selalu mendukung agar putra daerah kita untuk maju dan berusaha di Sumatera Barat, namun jangan dijadikan Minang Mart untuk dipolitikkan dan ditunggangi oleh beberapa oknum, sehingga nantinya yang akan mendapatkan keuntungan kedepan itu adalah orang-orang yang memiliki modal besar,"terang Firdaus dengan kecewa. Untuk itu, mereka sepakat didalam rapat internal yang mulai pada pukul 13.00 wib siang, agar Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, untuk melakukan pemanggilan terhadap Gubernur sumatera Barat, serta tiga BUMD yang awalnya untuk menjadi pengelola Minang Mart tersebut, meminta pertanggung jawaban Gubernur bagaimana arah dari Minang mart itu sendiri. "Sementara, saat ini kami sudah melihat Minang Mart (PT RMM) sudah akan membuka beberapa Outlet, yang katanya itu 30 outlet, 9 diantaranya akan diselesaikan dalam waktu dekat, dan 4 diantaranya akan dilaunching dalam waktu dekat, maka kami sepakat untuk menolak kehadiran mereka itu, serta jangan dibuka dahulu sampai ada kejelasan yang pasti,"tegas Firdaus. Lanjut Firdaus, ia meminta DPRD Kota Padang dan Walikota Padang segera menyikapi permasalahan ini dengan arif dan bijaksana. namun apabila pihak pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi tidak menanggapi permasalahan tetang Minang Mart dan memilih bungkam, maka Mereka sepakat untuk melakukan langkah yang pada akhirnya, akan melakukan aksi Demo dengan jumlah yang besar,"ya, sudah kami berikan surat, kami minta Hearing, serta meminta kejelasan, namun mereka tidak menanggapi, jalan akhir yang dilakukan ya demo saja lagi 2 juta anggota dari berbagai asosiasi siap melakukannya," tegas. Dikatakannya, Ia menduga adanya pemodal besar yang ada dibelakang Minang Mart, mereka juga mempertanyakan Siapa yang diduga pemodal besar itu? tanya Firdaus.Sementara itu, Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Kota Padang Muhammad Yani, mengatakan hal senada, ia sampaikan bahwasanya komitment untuk melakukan demo tersebut tetap akan dilaksanakan, namun mereka akan mengikuti dahulu prosedur tahap rencana awal yang dilakukan saat ini. "Kita Hearing dulu dengan DPRD Sumbar dengan memintak Wakil rakyat, untuk memanggil Gubernur dan tiga BUMD ini, namun kalau masih tidak juga ada kejelasan, maka seluruh pedagang Pasar di Sumatera Barat akan bergerak dalam melakukan aksi damai menolak keberadaan Minang Mart di Sumatera Barat.Kemudian ia menuturkan, dukungan tidak hanya didapat dari IKAPPI yang ada di Sumatera Barat saja, namun dukungan juga terdapat di berbagai daerah di Indonesia, seperti halnya Ketua UMUM IKAPPI Indonesia, ia dengan lantang mendukung aksi dari Para pedagang dan Pengusaha Ritel yang ada di Sumatera Barat dalam menolak pahak kapitalis di daerah mereka . Sementara itu, Muhammad yani yang akrab di sapa Amaik ini meminta, agar pemeritah memeberikan kejelasan sedetail mungkin tentang Minang Mart, siapa Pemodal, Siapa yang menjadi pemilik saham, jangan sampai pihak pemerintah Provinsi atau Kota menjadi bungkam dan tidak melayani aspirasi tersebut. "kalau hasil rapat kami hari ini, tidak digubris oleh Gubernur Sumatera Barat, maka kami akan melanjutkan Aksi demo, maka kami akan meminta kepada pedagang pasar, pengusaha ritel lokal, serta pedagang kaki lima, untuk melakukan aksi bersama kami dan menuntut Gubernur Sumatera Barat, supaya menghentikan Minang Mart,"tegas Muhammad Yani. Kemudian, IKAPPI bersama pengusaha Ritel yang ada diSumatera Barat meminta Walikota Padang agar tegas dalam mengambil keputusan, serta mencabut izin dari usaha Minang Mart tersebut, katanya.(****)

realitanewskomgmail.com November 16, 2016

Realitakin.com -Padang 60 perwakilan pengusaha dilima Organisasi usaha yang ada di Sumatera…

Read more »
Tolak Launching, Ketua Ikappi Kota Padang: "Kami Akan Lakukan Aksi Apabila Minang Mart Tetap Launching Padang

Tolak Launching, Ketua Ikappi Kota Padang: "Kami Akan Lakukan Aksi Apabila Minang Mart Tetap Launching

realitanewskomgmail.com November 13, 2016

Realiatakini.com-padang Waktu lauching Minang Mart semakin dekat, informasi yang didapatkan…

Read more »
Walikota mengatakan:: pendidikan kepramukaan merupakan proses pembentukan kepribadian Padang

Walikota mengatakan:: pendidikan kepramukaan merupakan proses pembentukan kepribadian

realitanewskomgmail.com November 13, 2016

Realitakinicom-padang Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo yang juga selaku K…

Read more »
Aneh !!! Kasatpol PP Regrut Personil Tanpa Izin Bupati, Tenaga Sukarela Dijanjikan Jadi Pegawai Kontrak Dharmasraya

Aneh !!! Kasatpol PP Regrut Personil Tanpa Izin Bupati, Tenaga Sukarela Dijanjikan Jadi Pegawai Kontrak

realitanewskomgmail.com November 13, 2016

Realiatakini.com-Dharmasraya Desas desus tenaga sukarela Satpol PP Dharmasraya yang di janj…

Read more »
Pembibitan belut, peluang usaha yang praktis dan relatif mudah bagi pemula. Padang

Pembibitan belut, peluang usaha yang praktis dan relatif mudah bagi pemula.

realitanewskomgmail.com November 13, 2016

Realiatakinicom-Padang   mengembangkan peluang usaha bagi pemuda, Kecamatan Nanggalo denga…

Read more »
Yang Dilaporkan Ahok, Kenapa Yang Sibuk Presiden? Nasional

Yang Dilaporkan Ahok, Kenapa Yang Sibuk Presiden?

realitanewskomgmail.com November 13, 2016

Realiatakini.com-Jakarta Wakil Ketua DPR Fadli Zon melihat Presiden Joko Widodo (Jokowi) …

Read more »
Ahok: Tuhan Tak Akan Hancurkan Indonesia Karena Sekelompok "BARBAR Nasional

Ahok: Tuhan Tak Akan Hancurkan Indonesia Karena Sekelompok "BARBAR

realitanewskomgmail.com November 13, 2016

Realitakini.Com-Jakarta Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama me…

Read more »
OPD baru berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016, Padang

OPD baru berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016,

realitanewskomgmail.com November 10, 2016

Realiatakini.com Walikota Mahyeldi Ansharullah mengajak anggota DPRD Kota Padang untuk foku…

Read more »
Sumbar Terima Dua Penghargaan National Procurement Award 2016 Sumbar

Sumbar Terima Dua Penghargaan National Procurement Award 2016

realitanewskomgmail.com November 10, 2016

Realiatakini.com.sumbar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meraih dua penghargaan dalam Nat…

Read more »
Ketua Bapemperda DPRD Kota Padang, Menyoroti  Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2017 Parlemen

Ketua Bapemperda DPRD Kota Padang, Menyoroti Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2017

realitanewskomgmail.com November 09, 2016

Realiatakini.com-padang Faisal Nasir Ketua Bapemperda DPRD Kota Padang,  menyorot pengesaha…

Read more »
Jangan Gunakan Calo dalam Mengurus Kepegawaian Agam

Jangan Gunakan Calo dalam Mengurus Kepegawaian

realitanewskomgmail.com November 09, 2016

Realaitakin.com -AGAM  Senada dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 180/3935/SJ tangg…

Read more »
Jokowi Tegaskan Tak Akan Lindungi Ahok Nasional

Jokowi Tegaskan Tak Akan Lindungi Ahok

realitanewskomgmail.com November 09, 2016

Realitakini.com-JAKARTA  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakinkan bahwa proses hukum kas…

Read more »
DPRD Sumbar Ajukan Ranperda KeolahragaanUntuk Tingkatkan Kesejateraan Atlit Berprestasi Parlemen

DPRD Sumbar Ajukan Ranperda KeolahragaanUntuk Tingkatkan Kesejateraan Atlit Berprestasi

realitanewskomgmail.com November 09, 2016

Raliatakini.com –padang   Hendra menjelaskan bahwa provisi Sumatera Bar…

Read more »
Kabar Gembira Dari Dirjen Gtk Buat Guru Penerima Tunjangan Profesi Nasional

Kabar Gembira Dari Dirjen Gtk Buat Guru Penerima Tunjangan Profesi

realitanewskomgmail.com November 04, 2016

JAKARTA-Realiatakini.com Sindo Berita - Kabar baik terkait tunjangan profesi guru dari Dir…

Read more »
Mahasiswa Gelar Aksi Damai di Gedung DPRD Sumbar Padang

Mahasiswa Gelar Aksi Damai di Gedung DPRD Sumbar

realitanewskomgmail.com November 04, 2016

Padang –realiatkin.com  Aksi mahasiswa di Sumatera Barat ini digelar sehari sebelum rencana…

Read more »
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Social Icons

Provinsi

  • Aceh
  • Bengkulu
  • Jabar
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jateng
  • Jatim
  • Jogyakarta
  • Kalimantan Utara
  • Kalimatan Tengah
  • Kaltim
  • Lampung
  • Riau
  • SulSel
  • Sumbar
  • Sumut
  • Yogjakarta
  • kalimantan barat

Kabupaten

  • Agam
  • Asahan
  • Bengkalis
  • Bengkulu Selatan
  • Bengkulu Tengah
  • Bojonegoro
  • Dharmasraya
  • Kabupaten Asahan
  • Kabupaten Blitar
  • Kabupaten Malang
  • Kabupaten Siak
  • Kampar
  • Limapuluhkota
  • Musi Bayuasin
  • Padang pariaman
  • Pasaman Barat
  • Semarang
  • Sijunjung
  • Solok Selatan
  • Tanah datar
  • pasaman

Kota

  • Bukittinggi
  • Dumai
  • Jakarta
  • Kota Blitar
  • Kota Pariaman
  • Malang
  • Medan
  • Padang
  • Padang Panjang
  • Payakumbuh
  • Pekanbaru
  • SURABAYA
  • Sawahlunto
  • Semarang
  • Solok Kota

Label

  • DPR RI
  • DPRD Kota Blitar
  • DPRD Kab. Blitar
  • DPRD Padang
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Provinsi
  • Hukrim
  • Internasional
  • KAI
  • Kesehatan
  • Kmf
  • Nasional
  • Opini
  • Pariwara
  • Politik
  • Polri
  • TMMD
  • TNI
  • UIN
  • UNP
  • olahraga
  • peristiwa
  • perumda
  • polda

Menu Footer Widget

  • Redaksi
  • Contacts us
  • UU Pers No 40 Tahun 1999
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Wartawan
Design by Blogger Templates

Formulir Kontak