--> Bupati Pasaman Hadiri Sidang Hari Jadi Kabupaten Pasaman Yang Ke-75 - Realita Kini

Realitakini.com -Pasaman 
Bupati Pasaman H.Yusuf Lubis,SH,MSi hadiri sidang paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) kabupaten Pasaman tentang hari jadi Kabupaten Pasaman yang ke-75 di gedung Syamsiar Thaib, Kamis (08/10/2020).Hadir pada acara tersebut , Gubernur Sumatera Barat dan dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan, Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis , Wakil Bupati Pasaman, Ketua ,Wakil Ketua beserta anggota DPRD Pasaman,  Forkompinda, Anggota DPRD Sumatera Barat,  H.Benny Utama, Sekdakab Pasaman, Staf Ahli, Asisten dan OPD dalam lingkungan Pemda, kepala instansi vertikal, Pimpinan BUMN ,BUMD, Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Pasaman, Ketua Bamus dan KAN,, Tokoh Masyarakat Pasaman, Ninik Mamak, Alim Ulama,Bundo Kandung, Ormas, insan Pers kabupaten Pasaman

Bupati Pasaman H.Yusuf Lubis dalam sambutannya menyampai kan kami mengucapkan selamat hari jadi kabupaten Pasaman ke -75 kepada  seluruh masyarakat Pasaman baik yang berdomisili di kabupaten Pasaman dan masyarakat kita yang diperantauan, dan hari jadi kabupaten Pasaman ini kita laksanakan pada tahun terakhir di kepemimpinan kami.

Bupati Pasaman juga menyampaikan visi RPJ kita adalah " terwujudnya masyarakat Pasaman yang Sejahtera, Agamis dan Berbudaya. Dan di dukung 6 (enam) misi yaitu meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan serta pemahaman dan pengamalan ajaran agama, meningkatkan dan penanggulangan kemiskinan,  meningkatkan pendapatan dan perekonomian,  masyarakat yang berdaya saing dan mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam serta pengembangan pariwisata yang berwawasan lingkungan.Mewujudkan peningkatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan serta penanganan bencana yang terpadu yang berkualitas.Menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan terpacaya, mengemban dan melastarikan nilai nilai budaya daerah serta membangun karakter masyarakat.    

Berdasarkan visi dan misi tersebut telah kita telah menetapkan sasaran serta indikator secara terukur sebagai target yang harus kita capai selama periode 2016 - 2021 yang mencakup Indikator keagamaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, pembangunan manusia, kemiskinan, pengangguran, pertanian, pariwisata, konekvitas, kebencanaan, penyelenggaraan pemerintahnan, pelayanan publik dan kebudayaan.

Untuk indikator keagamaan dengan target kita rencanakan pada tahun 2020 sebesar 96% dan tercapai 96,7%, pada indikator pendidikan untuk partisipasi sekolah yditargetkan pada tahun 2019 sebesar 64%  Paud 94,81% SD/MI 87,4%, selanjutnya untuk rata rata lama sekolah yang ditargetkan 7,80 pada tahun 2019 telah dapat di peroleh di angka 7,90 dan untuk harapan lama sekolah yang ditargetkan tahun 2019 sebesar 12,71 telah dapat diperoleh 12,80 ini menunjukkan bahwa target indikator sasaran RPMJD pada bidang pendidikan telah dapat tercapai dengan nilai lebih baik dari target RPMJD.

Pada bidang kesehatan menetapkan indikator sasaran peningkatan keluarga harapan hidup dengan target 66,8% pada tahun 2019 dari sebelumnya 66,4% pada tahun 2016. Berdasarkan data Badan Stastistik pada tahun 2019 angka harapan hidup masyarakat kabupaten Pasaman berasa pada angka 66,8, dan pada Indikator Pembangunan Manusia (IPM) yang ditargetkan pada RPJMD berada pada angka 66,54 % pada tahun 2019 berdasarkan data Badan Pusat  Stastistik angka IPM kabupaten Pasaman berada pada angka 66,46%.

Selanjutnya pada indikator penanggulangan kemiskinan kita tetapkan penurunan angka kemiskinan setelah sempat naik ke angka 8.14% tahun 2015, secara perlahan tingkat kemiskinan kabupaten Pasaman telah dapat 7. 65% tahun 2016 ,7.41% tahun 2017 dan tahun terakhir 721% pada tahun 2019.

Pada misi ketiga RPJMD tahun 2016 - 2021 indikator sasaran yang telah ditetapkan adalah pertumbuhan ekonomi,dimana berdasarkan data badan pusat stastistik tingkat pertumbuhan ekonomi kabupaten Pasaman mengalami perlambatan pada tahun 2016 sebesar 5.07% jika dibandingkan tahun 2015 sebesar 5.34%, dari sisi investasi sektor UKM dan percepatan realisasi APBD sehingga tingkat pertumbuhan ekonomi kabupaten Pasaman membaik pada tahun 2017 sebesar 5.09% pada tahun 2018 kembali ke angka 5.01% terjadinya fluktuasi tingkat pertumbuhan ekonomi ini juga tidak terlepas dari kondisi ekonomi nasional dan ekonomi global. 

Pada bidang Pertanian indikator sasaran RPMJD kita adalah peningkatan nilai tukar petani yang ditargetkan pada tahun 2020 diangka 109%, selama pelaksanaan kebijakan program dan kegiatan, yang dilakukan sejak tahun 2016.Pada tahun 2019 nilai tukar petani baru diperoleh diangka 95.99%. Kedepannya target ini harus kita lakukan perbaikan terutama bagaimana kita bisa mewujudkan hasil komiditi pertanian yang lebih berkualitas dan pemasaran yang lebih baik serta mekanisme pertanian di kabupaten Pasaman. (Nurman)


 
Top