--> Sasar Ribuan Warga, Puskesmas Lubuk Sikaping Intensifkan Program Cek Kesehatan Gratis - Realita Kini

Petugas Puskesmas Lubuk Sikaping melakukan pemeriksaan tekanan darah dan pendataan kesehatan pegawai dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui layanan jemput bola di salah satu instansi pemerintah di Kabupaten Pasaman.
Realitakini.com-- Pasaman 
Untuk mendeteksi dini berbagai penyakit tidak menular yang menjadi ancaman kesehatan masyarakat .Puskesmas Lubuk Sikaping terus menggencarkan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui metode jemput bola ke berbagai instansi pemerintah hingga pelosok nagari.

Program yang merupakan bagian dari kebijakan nasional Kementerian Kesehatan tersebut dijalankan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sekaligus men deteksi dini berbagai penyakit tidak menular yang menjadi ancaman kesehatan masyarakat.

Penanggung Jawab Program dan Kegiatan CKG serta Skrining PTM Puskesmas Lubuk Sikaping, Indri Wardani, mengatakan kegiatan tersebut telah dilaksanakan secara intensif sejak Januari 2026 dan men yasar seluruh lapisan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Sikaping.

"Kami turun langsung ke lapangan dengan sistem jemput bola. Ini merupakan program Presiden melalui Kementerian Kesehatan yang juga sejalan dengan Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Pasaman di bidang pelayanan kesehatan gratis," kata Indri Wardani, Selasa (24/6/2026).

Menurutnya, layanan kesehatan tidak hanya diberikan kepada masyarakat umum di nagari dan jorong, tetapi juga menyasar pegawai di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar semakin banyak warga yang dapat mengakses pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

Sejumlah instansi yang telah mendapatkan layanan CKG di antaranya Dinas Kependudukan dan Pen catatan Sipil (Disdukcapil), Sekretariat Daerah, Bakeuda, Inspektorat, BKPSDM, Bappeda, Kesbang bangpol, hingga Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman.

Selain itu, tim kesehatan juga melakukan pemeriksaan kesehatan di sejumlah lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk di wilayah Pauh dan Durian Tinggi.

Dalam pelaksanaan program tersebut, Indri didampingi Hensy Yunisco sebagai petugas laboratorium dan Putri Handayani sebagai petugas pemeriksaan kesehatan sekaligus bidan.

Targetkan 13.908 Warga
Puskesmas Lubuk Sikaping menargetkan sebanyak 13.908 orang atau sekitar 46 persen dari total pen duduk wilayah kerjanya mengikuti program CKG dan skrining PTM sepanjang tahun 2026.

Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, ditemukan sejumlah faktor risiko kesehatan yang cukup dominan di masyarakat, di antaranya hipertensi, kadar gula darah tinggi, serta obesitas.

Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena sebagian besar penyakit tidak menular sering kalitidak menunjukkan gejala pada tahap awal.

"Pemeriksaan kesehatan sangat penting untuk mengetahui kondisi tubuh sejak dini. Banyak penyakit tidak menular yang tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga deteksi dini menjadi kunci pencegahan," ujar Indri.

Ia juga mengimbau masyarakat yang telah terdiagnosis hipertensi maupun obesitas agar disiplin me njalani pengobatan, rutin melakukan kontrol kesehatan, serta menerapkan pola hidup sehat melalui pengaturan pola makan dan aktivitas fisik secara teratur.

Diskominfo Apresiasi Layanan Kesehatan Gratis
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman, Fatrizon, memberikan apresiasi ter hadap inovasi layanan jemput bola yang dilakukan Puskesmas Lubuk Sikaping.

Menurutnya, kehadiran tim kesehatan di lingkungan kantor sangat membantu pegawai dalam melaku kan pemeriksaan kesehatan tanpa mengganggu aktivitas pekerjaan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Puskesmas Lubuk Sikaping yang telah hadir dan memberi kan pelayanan kesehatan kepada seluruh pegawai. Saya sendiri juga telah menjalani pemeriksaan dan pengambilan sampel darah untuk pengecekan kadar gula darah yang dilakukan langsung di kantor," katanya.

Apresiasi serupa disampaikan salah seorang pegawai Diskominfo Pasaman, Fauza Aryani. Ia mengaku sangat terbantu dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan langsung di tempat kerja.

"Senang sekali bisa melakukan pemeriksaan kesehatan langsung di kantor tanpa harus meluangkan waktu pergi ke rumah sakit. Pelayanannya cepat, petugasnya ramah, dan sangat membantu kami sebagai pegawai," ujarnya.

Melalui program jemput bola tersebut, Puskesmas Lubuk Sikaping berharap semakin banyak masya rakat yang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sehingga berbagai penyakit dapat terdeteksi lebih dini dan penanganan yang tepat dapat segera dilakukan. (Nurman)

 
Top