Pesan Mbah Wiji, Kehidupan di Dunia Tidak Ada yang Kekal dan Abadi


Realitakini.com - Tulungagung.
Warna Kehidupan manusia memang bermacam – macam, ada yang kaya, ada yang sedang dan ada yang miskin. Namun semuanya sudah ada yang mengatur pada kehidupan manusia. Pada dasarnya manusia hanya dapat berdoa dan berikhtiar tiada henti, bila kehidupan kita tidak berubah dengan doa dan ikhtiar maka kita tidak boleh menyerah atau putus asa, tetapi harus terus berdoa dan berusaha hingga pada akhir hayat kita.

Manusia tinggal menjalani, tetapi tuhan yang menentukan dari kehidupan di dunia ini. Manusia yang hidup pada golongan bawah menghadapi banyak permasalahan yang harus diperjuangkan, mulai dari maslah ekonomi hingga masalah harus nrimo ing pandum. Suatu kehidupan yang memang sangat memprihatinkan bagi yang paham akan bersosial, tapi juga masa bodoh bagi yang hanya mementingkan pada kehidupan dirinya sendri.

Hal ini diungkapkan Wiji, Selasa (21/7/20) yang mengatakan,”Manusia itu hidup hanya lewat, manusia itu hanya menjalani saja dan kehidupan itu kadang d iatas kadang juga dibawah. Tidak ada di dunia ini kehidupan yang hakiki, karena yang hakiki hanya Tuhan yamg maha kuasa. Harta dan tahta atau ketika hidup manusia berada atas menjadi lupa diri, manusia janganlah lupa diri karena semua itu hanyalah titipan dan ujian yang sewaktu –waktu akan hilang dari kehidupan kita.”

Lebih lanjut, dirinya berpesan agar jangan meyesal, karena setelah manusia kehilangan hartanya atau kaget putus asa ketika hidup dari atas tiba – tiba semuanya hilang bagai ditelan bumi menjadi yang terbawah, maka ketika masih diatas janganlah lupa diri agar selalu ingatl pada siapa dirinya dan untuk apa harta ini.  “Maka pergunakan harta itu untuk membantu sesama dengan beramal, karena hanya amal yang dibawa pada kehidupan nanti.” Pungkasnya. (*)

Post a Comment

Previous Post Next Post