Pemkot Blitar Siapkan BLT Bagi Buruh Pabrik Rokok Bersumber Dari DBHCHT

Realitakini.com-Blitar 
Realitakini com Blitar  Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mempersiapkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pekerja atau buruh pabrik rokok. Sebagai bentuk pembinaan pada elemen masyarakat yang ber kontribusi dalam menghasilkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Sekretaris Koordinator DBHCHT Pemerintah Kota Blitar, Hery Setyobudi mengatakan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak kaitannya pendistribusian BLT. Guna memastikan pen distribusian BLT di akhir tahun 2021 segera terealisasi dibagikan kepada buruh pabrik.
 
“Ya hari ini kita mengundang 3 pabrik rokok yang ada di Kota Blitar, ada Pabrik Bokormas, Apache, dan Pura Angkasa. Lalu ada juga dari kecamatan, dinas perindustrian perdagangan, tenaga kerja,

 diskominfotik, BPKAD, dan Bappeda. Intinya bagaimana pendistribusian nanti tidak ada masalah dari hulu ke hilir,” ungkap Hery Setyobudi, saat ditemui dikantornya Jumat (19/11/2021).Dari hasil pendataan, kata Hery, ada 501 buruh dari tiga pabrik rokok di Kota Blitar yang menerima BLT bersumber dari DBHCHT ini. Buruh penerima bakal menerima BLT sejumlah Rp 300 ribu perbulan terhitung mulai bulan Mei 2021 hingga Desember 2021. Karena baru dibagikan di akhir tahun, nantinya BLT bulan sebelumnya akan direkapkan pada penerima.

Hery mengakui bahwa pembagian BLT ini masih jauh dari sempurna. Kinerja pada tahun ini nantinya akan menjadi pondasi di tahun depan yang lebih baik. Pemerintah Kota Blitar pun akan menerima masukan dan kritikan sebagai bahan masukan perbaikan di tahun depan.

“Insyaallah BLT Cukai ini masih perdana di Kota Blitar. Dari validasi kita dengan sasaran penerima 501 ada yang belum terakomodir yang informasinya kita ketahui di menit terakhir bulan ini, dimana bulan ini adalah akhir penentuan sebelum realisasi,” ujarnya.

Hery memastikan di tahun depan ada perbaikan dalam pembagian BLT yang bersumber dari cukai rokok ini. Perbaikan itu baik dari sisi pelayanan dari Bank Artha Praja selaku bank penyalur, untuk merumuskan teknis pendistribusiannya ke buruh pabrik rokok lebih baik. Nantinya akan dibantu pula oleh pihak ke camatan dan kelurahan setempat dari warga penerima BLT.

“Karena di tahun depan merupakan tahun pertama penerapan RPJMD dengan yang salah satu sapta programnya adalah Blitar melayani. Sehingga pemerintah bisa hadir membantu langsung pembagian BLT kerumah-rumah. Ini akan bersinergi sehingga DBHCHT bisa berguna dan berdaya guna bagi masyarakat,” tandasnya./kmf/edy)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama