Tanpa judul

Realitakini.com-Blitar
Wakil Bupati (Wabup ) Blitar Rahmat Santoso menghadiri acara Musyawarah Daerah (Musda) ke I Persatuan Perangkat Desa Indonesia (Papdesi) Kabupaten Blitar, Selasa (30/11/2021) di wisata Kampung Cokelat.

Rohmat Santoso Wabub Blitar didepan Holl kampung coklat mengatakan, Musda Asosiasi Perangkat Desa yang diselenggarakan hari ini Pemerintah Kabupaten Blitar mengharapkan, siapapun nanti yang kepilih harus mendapatkan ide-ide yang baik menjadi  pimpinan yang baik juga yang amanah yang inovasi juga untuk kemajuan masyarakat desa.

Intinya siapapun yang terpilih siapapun yang jadi, hal biasa ada menang ada kalah ya kan, nah saya minta dan berharap kepada semuanya agar tetap bersatu tidak usah pecah belah bikin asosiasi baru dan lain sebagainya.tegasnya.

"Rohmat Santoso mengingatkan, kepada semua masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan kedua juga masalah ekonomi  memang sekarang ekonomi lagi mulai merangkak naik, kita harus jaga semuanya saling menjaga protokol kesehatan juga masalah perekonomian harus kita tingkatkatkan.

Tugas Naggolo Yudho Dili Prasetyono Kepala Desa Karangsono dalam sambutannya mengatakan dari 220 Kepala Desa sekabupaten Blitar, yang hadir mengikuti Musda 196 Kepala Desa dan ini nanti yang akan menentukan ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (Papdesi).

“Pemilihan organisasi yang menjadi naungan teman-teman PAPDESI, karena lembaga organisasi inilah yang memiliki kepengurusan hingga pusat, sehingga lebih mudah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” kata Kepala Desa Karangsono Tugas Naggolo Yudho Dili Prasetyono.

"Untuk selanjutnya Tugas Naggolo Yudho Dili Prasetyono. menyampaikan syarat sah diselenggarakannya Musda adalah diikuti oleh lima puluh persen plus satu dari peserta yang hadir dan saat itu telah melebihi kuorum.

“Sistem pemilihan ketua PAPDESI kali ini sudah dimusyawarahkan bersama yaitu sbetiap peserta meng ajukan satu nama bebas, artinya semua punya hak sama memilih dam dipilih,” imbuhnya.(akmf/edy)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama