Bupati Blitar :wujudkan Generasi Emas Yang Berkarakter Unggul Dan Berdaya Saing Global


Realitakini.com-Blitar
Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah menghadiri Gebyar PAUD dan Giat pentas seni anak TK dan Paud Kabupaten Blitar Tahun 2022, bertempat di Ruang Terbuka Hijau ( RTH ) Kanigoro pada Kamis 23/6/2022.

Dalam sambutannya Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah menyampaikan, terima kasih atas partisipasi atas apresiasi kepada seluruh pihak yang kerja kerasnya hingga kegiatan ini bisa terselenggara dengan cukup meriah pada Gebyar PAUD Kabupaten Blitar Tahun 2022.

Sungguh kegiatan serupa tidak bisa di selenggarakan mengingat masih suasana pandemi covid-19, namun meskipun hari ini sudah bisa diselenggarakan saya minta agar bapak - ibu semua dan anak-anak ter cinta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.  

Pada pagi-pagi ini sudah mendengarkan suara indah suara yang bagus sekali dari anak kita. Dimana saya dulu bapak - ibu kalau megang mic ini kita takut. Hari ini anak kita sudah semangat dengan pedenya nyanyi, suaranya lantang ini menandakan anak-anak kita ini anak-anak hebat anak-anak luar biasa,"tuturnya.

Bupati Blitar Rini Syarifah menjelaskan, saat ini kita mendapatkan bonus demografi dimana usia produktif lebih banyak di banding usia lansia dalam rangka mewujud kan Indonesia emas tahun 2045. Artinya saat ini memaksa untuk membentuk Insan dan SDM unggul sejak anak usia dini. Dan ini tugas kita bersama yang harus didukung oleh Orang Tua, Guru, Pemerintah dan semua elemen, semua harus bersinergi dan berkolaborasi dalam pendampingan anak usia dini.

Apalagi dengan adanya konsep Merdeka belajar dalam Merdeka bermain anak diberikan kebebasan dalam memilih ragam atau kegiatan permainan yang sesuai dengan pembelajaran inilah tugas guru bukan mengajarkan tapi memfasilitasi anak,"tegasnya.

Ia mengatakan, melalui kegiatan belajar sambil bermain, sehingga membuatnya cinta belajar suka belajar dan pandai belajar. Oleh karena itu kemudian, Merdeka bermain menjadi sangat penting untuk kita pecahkan bersama - sama, tentu kita semua ingat dengan Bapak Pendidikan Ki Hajar Dewantoro filosofi beliau tentang Taman Siswa, Taman Guru. Beliau melihat proses pendidikan itu bukan hanya PAUD namun secara umum adalah sebuah tempat yang menyenangkan. Sehingga jika dikait kan dengan Merdeka belajar sangatlah tepat tempat yang menyenangkan untuk bermain sambil belajar," ujarnya.

Bupat Blitar Rini Syarifah mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama ikut meng atasi masalah penting karena stunting faktor penghambat terwujudnya generasi unggul berkualitas Jadi mari kita tingkat kan perilaku hidup bersih dan sehat.

Diakhir sambutan Bupati Blitar Rini Syahrifah mengatakan, semangat dan sehat terus untuk semua Guru PAUD dan PAUD seluruh kabupaten Blitar wujudkan Generasi Emas yang berkarakter Unggul dan berdaya saing Global,"pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan ( Disdik ) Kabupate Blitar Luhur Sejati meng atakan, kegiatan pada pagi hari ini upaya untuk menampilkan kreasi dan kemampu an anak - anak menjadi wahana dan loka ekspresikan anak. Selama 2 tahun kita tidak ada kegiatan, maka kita aktifkan lagi. Mengapa tidak di gedung tentunya kita mengenalkan kepada anak - anak mengenal tentang lingkungan mengenal tentang permainan dan sebagainya,"ucapnya.

Luhur menjelaskan, kalau di gedung anak-anak terbingkai, di tempat ini anak - anak bergaul dengan masyarakat banyak. Jadi anak bisa bersosialisasi dengan masyarakat dan alam ini merupakan tujuan kegiatan di selenggarakan. Luhur mengharapkan, kedepannya tentunya ini menjadi salah satu PAM mengaktualisasikan ekspresi dari anak - anak itu sendiri,"jelasnya.

Lebih lanjut Luhur mengatakan, alhamdulillah ada ambil 105 anak yang hadir, pada kegiatan nya dimulai pagi sampai sore nantinya. Kegiatan Gebyar PAUD dan Giat pentas seni anak TK dan Paud Kabupaten Blitar tahun 2022 ada 20 tampilan yang akan disajikan. Antusias anak - anak dalam kegiatan ini luar biasa.

Terakhir, Luhur mengatakan, ini akan menjadi titik awal setelah pasca pandemi ini. kita akan mengevaluasi nanti bisa kan lebih besar lagi dengan disiplin peserta,  
Physical Distancing kita jaga, tapi kita tertibkan tentang penggunaan masker dan sebagainya,"tegasnya.(kmf/edy)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama