BEM ITS Khatulistiwa Nyatakan Sikap Tidak Tergabung Dengan PB Gemapas Sumut Dalam Aksi Unjuk Rasa Damai

Realitakini.com -- Pasaman
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi dan Ilmu Sosial (ITS) Khatulistiwa Lubuk Sikaping tidak tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pasaman dan tidak ikut dalam organisasi tersebut.

Hal itu disebutkan Pengurus BEM ITS Khatulistiwa, Oktavazali Mustaqim saat menyampaikan pernyataan sikap di Kampus  ITS - Khatulistiwa Lubuk Sikaping, Selasa (19/7/2022).

Oktavazali Mustaqim mengatakan pernyataan sikap ini dilakukan karena adanya pernyataan atau postingan  Pengurus Besar Gerakan Mahasiswa (PB Gemapas) Sumatera Utara perihal pemberitahuan unjuk rasa damai.

Ia juga menambahkan isi postingan yang viral tersebut PB Gemapas Sumatera Utara menyatakan momentum Hari Bhayangkara mendukung penuh statment Kapolri "Kalau ekor bermasalah kepalanya akan saya potong".

Seterusnya,meminta Kapolri melalui Kapolda Sumbar copot Kapolres Pasaman selamatkan citra Bhayangkara dari oknum polisi yang dapat menciderai nama baik Kepolisian Republik Indonesia.

Terakhir  Oktavazali Mustaqim  menyatakan kami mahasiswa ITS Khatulistiwa tidak terlibat dan tergabung dalam organisasi tersebut. 

Sementara itu Wakil Rektor I, Yoseph Adi Putra mengatakan,  kalau untuk mendukung atau tidak atas putusan tersebut, pihaknya telah menyerahkan kepada Badan Eksekutif Mahasiswa.

"Apa keputusan BEM pihaknya menyetujui, intinya mereka ini tidak terafiliasi dengan PB Gemapas Sumatera Utara dengan beritanya yang viral tersebut," pungkasnya. (Nurman).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama