Sambut HUT RI Ke-77 Pemkab Tanah Datar Gelar Temu Ramah Dengan LVRI Dan Pejuang


Realitakini.com Tanah Datar                               -Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM bersama Wakil Bupati Richi Aprian, SH, MH gelar temu ramah dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan pejuang dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77 Tahun 2022, Rabu (17/08/2022) di Gazebo Indojolito Batusangkar.

Turut serta hadir dalam temu ramah tersebut Ketua DPRD Tanah Datar Rony Mulyadi Dt Bungsu, SE beserta  Ibu, Forkopimda, Kapolres, Kajari, Sekda, Ketua TP-PKK Lise Eka Putra, Ketua GOW Paty Richi Aprian, Staf Ahli, para Asisten, Rektor UIN Mahmud Yunus Prof Dr Marjoni Imamora, ketua LVRI Tanah Datar Majid , kepala  OPD, Para pejuang, dan purnawirawan TNI/Polri serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Ketua LVRI Majid sekilas menceritahkam bagaimana makna dari veteran dan hubungannya dalam perang kemerdekaan sampai berdirinya pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi.

"PDRI berdiri ketika pemimpin Indonesia Bapak Soekarno dan Mohammad Hatta ditangkap Belanda dan dibuang ke Bangka Belitung, saat itu lah presiden Soekarno memberikan durat mandat kepada Syafrudin Prawiranegara untuk bisa membuat pemerintahan karena Belanda di luar negeri sudah menyatakan Indonesia sudah tidak ada lagi karena semua daerah dan kota sudah dikuasai oleh Belanda," ujar Majid.

Lebih lanjut Majid menjelaskan saat itu A.A Maramis sedang berada di India jika saat itu Syafrudin tidak bisa membuat pemerintahan maka mandat akan diserahkan kepada A.A Maramis.

"Untuk itu pejuang menggelar rapat di Bukittinggi untuk membentuk PDRI selanjutnya perjuangan dilakukan dengan bergerilya di hutan, dengan tegas Syafrudin perwira negara menyampaikan kepada dunia bahwa Indonesia masih ada dengan pemerintahannya di Bukittinggi," sampai Majid.

Tidak lupa diakhir sambutannya Majid berharap perhatian dari pemerintah kabupaten tanah datar tentang kantor LVRI yang sudah tidak terurus lagi karena tidak adanya biaya operasional.

Menurut Majid setelah itu dibentuk lah suatu komando yang terdiri dari putra-putri daerah yang bertugas di Dapur umum dan sebagai mata-mata untuk mengintai kegiatan Belanda dengan menggunakan alat komunikasi Radio JJ 46, serta menyerang ke tempat-tempat di daerah Tanah Datar.

Tidak lupa diakhir sambutannya Majid berharap perhatian dari pemerintah kabupaten Tanah Datar tentang kantor LVRI yang sudah beberapa tahun tidak berfungsi dan tidak terurus lagi karena tidak adanya biaya operasional.

Selanjutnya Kapolres Tanah Datar AKBP Ruly Indra Wijayanto, S.I.K, M.Si dalam kesempatan itu memohon restu untuk berjuang dalam memajukan Tanah Datar sebagai bentuk amanah dari para pejuang dalam memajukan bangsa dan negara di saat ini.

Sementara itu Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM dalam kesempatan itu menyampaikan akan memenuhi harapan dari ketua LVRI dan akan mencek langsung kantor ke  LVRI tersebut.

" Untuk aspirasi pak Majid insyaallah kami akan berikan dan kami akan turun langsung melihat ke kantor LVRI, ini tidak kami sengaja karena sebelum nya kita belum perna bertemu dan berbicara karena saat pelantikan kami masih dalam kondisi Pandemi," sampai bupati.

Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua veteran, pejuang dan purnawirawan TNI/Polri ayang telah berkesempatan hadir memenuhi undangan untuk hadir bersilaturahmi  dalam temu ramah tersebut.

"Kami menyadari bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya dan jangan sekali-sekali melupakan sejarah itu saya mengutip ucapan  bapak presiden Ir  Soekarno, ucapan itu menggambarkan perjuangan pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa," tutup Bupati Eka Putra.

Untuk itu dalam menghadapi Indonesia emas pemerintah  kabupaten Tanah Datar mempunyai program unggulan satu rumah  satu hafidz dalam rangka mempersiapkan generasi yang agamais untuk masa mendatang serta progul lainnya yang bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat Tanah Datar. (M

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama