Sidak Pembagunan Pasar Templek Dan Dimoro, Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar Kesal Progresnya Minus

Realitakini com - Blitar.
Komisi II Dewan Perwakilan RakyatDaerah Kota Blitar meminta kepada pelaksana pembangunan pasar Templek dan Dimoro (eks Mastrip) harus selesai sesuai kontrak.Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo (Coek) mengaku cukup kesal melihat progres pembangunan di dua pasar tersebut tak sesuai yang seharusnya bahkan minus.

“Di pasar Templek tadi kalau kita melihat progresnya sudah mencapai 89 persen sedangkan habis kontrak tanggal 21 Desember. Kami tadi menekankan kalau melihat di lapangan, perlu sekali penambah an tenaga dan jam kerja atau lembur mengingat cuacanya yang sering hujan deras,” kata Coek di sela-sela sidak bersama anggota Komisi II, Kamis (24/11/2022).

Untuk pembangunan yang di pasar Dimoro (eks Mastrip), pihaknya juga menyayangkan dimana progres mingguan sempat minus 12 persen.

“Sampai hari ini pun tadi dilaporkan di Sabtu kemarin masih min 4 persen. Makanya nanti kita sampai kan ke pelaksana. Kalau mereka bilang tanggal 12 Desember selesai, maka Insyaallah setiap minggu kita akan ke sini,” ujarnya.

“Intinya gini, pembangunan yang di pasar Templek maupun Dimoro harus selesai sesuai kontrak. Sebab kalau tidak, teman-teman pedagang pasti menanyakan,” sambungnya.Coek pun mengungkapkan alasan pihak pelaksana pasar Dimoro eks Mastrip yang katanya kekurangan tenaga dan juga rolling pekerja.

“Lah, itu kan masalah mereka. Dia sudah menang tender, berarti musti tanggungjawab. Masalah pekerja an di sini yang akhirnya terlambat ya tanggungjawab rekanan,” ungkapnya kesal.Soal struktur atau komponen bangunan, Komisi II mengatakan belum sampai ke sana pengamatannya.

“Kita belum sampai ke situ dalam arti progres yang kita lihat bagian luar saja min tapi kalau kita lihat sekilas nampaknya baik. Yang terpenting selesai sesuai kontrak,” katanya lagi.Pihaknya berharap, demi kelancaran pembangunan kios eks pedagang Mastrip ini, tidak hanya pel aksananya saja yang hadir di sini tetapi direkturnya juga.

“Sampai Sabtu kemarin dilaporkan masih 58 persen. Kemungkinan di Sabtu minggu ini galvalumnya datang, bisa bertambah 15 persen. Jadi total masih 73 persen. Dari pelaksana tadi menyampaikan tanggal 12 Desember selesai sedangkan kontraknya 19 Desember. Monggo nanti kita lihat sama-sama lagi,” pungkas Coek.

Anggota Komisi II yang turut sidak bersama ketua siang itu diantaranya, Mohamad Hardita Magdi (Dito), Yudi Meira, Purwanto, Aris Dedi Arman (Aris Sogleng). Ikut mendampingi pula Ketua Komisi I Said Nofandi.(edy)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama