Memanfaatkan masa reses
sidang ke-2 tahun 2011-2022, ketua DPRD Sumbar Supardi, kembali temui
masyarakat untuk menjaring aspirasi dan menyalurkan berbagai bantuan.di Daerah
Pemilihannya (Dapil) yaitu Kota
Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota. Supardi sepertinya tidak mengenal kata lelah.
Apalagi bila berkaitan dengan menyerap aspirasi masyarakat, guna meningkatkan
perekonomian dan pendukung usaha masyarakat.
Pertemuan dengan masyarakat
setempat juga dihadiri wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, camat Payakumbuh, SKPD
terkait yakni Dinas PUPR kota Payakumbuh, Dinas Pertanian Provinsi Sumbar,
Dinas peternakan, Perkim, PSDA, dan Bina Marga.Pada pertemuan hari pertama
Ketua DPRD Sumbar Supardi melakukan dialog dengan masyarakat di kecamatan
Payakumbuh Timur, daerah ini terdiri dari 9 kelurahan.
Reses hari pertama ketua
DPRD Sumbar Supardi, Selasa (15/2/2022) di Kecamatan Payakumbuh Timur ,tampak
begitu antusiasnya masyarakat untuk mengikuti kegiatan tersebut,dikarenakan
adanya beberapa persoalan yang perlu didiskusikan dengan pemerintah Provinsi
maupun pemerintah Kota Payakumbuh.
Masyarakat yang hadir
berasal dari berbagai kelompok, baik kelompok tani, ternak, pemuda, maupun
ibu-ibu pelaku UMKM, khususnya masyarakat setempat dan umumnya berasal dari
kecamatan lain, hampir mencapai 1000 orang, karena merasa Supardi bagian dari
mereka dan mampu memperjuangkan aspirasi.
Pada saat pertemuan
masyarakat dari berbagai kelompok tersebut meminta agar ketua DPRD Sumbar
Supardi bisa memberikan bantuan untuk jalan usaha tani, jembatan yang
menghubung kan 2 kelurahan demi memperlancar mobilisasi kegiatan perekonomian
masyarakat.
” Pak Ketua kami mohon
perjuangkan bantuan untuk jalan dan jembatan, karena masih terdapatnya jalan tanah, sehingga akses transportasi sedikit terganggu, bukan hanya itu pak,
umumnya keadaan irigasi dan drainase pada masing-masing kelurahan di kecamatan
payakumbuh Timur masih sangat memprihatinkan sehinga sangat dibutuhkan
perhatian dari pemerintah untuk menanggulangi hal tersebut, kamimohonkan agar
perhatian dan diperjuangkan pak,” pinta masyarakat pada Supardi.
Permintaan masyarakat pada
ketua DPRD Sumbar tersebut disampaikan, karena bendungan-bendungan di kecamatan
Payakumbuh Timur dan tebing-tebing di tepi sungai, dapat dikatakan tidak layak
karena rusak, sehingga jika terjadi longsor akan menganggu drainase di
permukiman masyarakat.Selain masa lah pertanian
dan fasilitas jalan, masyarakat juga memohon bantuan dana hibah dari pemerintah
untuk memfasilitasi alat-alat PKK, dan pertanian di kecamatan payakumbuh Timur
” Kam mohon bantuan dari
pemerintah provinsi untuk menyediakan bibit padi yang unggul dan juga bibit
jagung tentunya hal ini sangat membantu dalam pembangunan ekonomi masyarakat,
juga fasilitas lainnya untuk rumah ibadah, kesehatan dan pendidikan berupa beasiswa,”
tambah masyarakat lagi.
Khusus pada peternakan,
diharapkan program 1 sapi 1 petani agar bisa dilakukan kembali, sehingga usaha
maggot berjalan baik, dan perekonomian masyarakat dalam pengelolaan sampah
berjalan baik pula.Sekaitan dengan permintaan
masyarakat tersebut, ketua DPRD Sumbar Supardi, yang berasal dari fraksi
Gerindra, daerah pemilihan kota Payakumbuh-50 Kita, dengan tegas mengatakan,
siap mem perjuangkan aspirasi tersebut.
Supardi juga akan
mengajukan pada tahun penganggaran 2023, dengan memasukkan pokok-pokok fikiran,
melalui aspirasi yang berkembang, melalu SKPD terkait.“Kita akan serap semua
aspirasi yang ada, untuk dijadikan pokok-pokok fikiran dalam mengajukan
anggaran, dan nantinya akan kita tumpang kan pada dinas terkait, sehingga bisa
disalurkan dan dimanfaatkan dengan baik,” terang Supardi.
Selain itu, Supardi juga
akan meminta walikota dan bupati di daerah pemilihannya untuk mengajukan
bantuan dana keuangan khusus, untuk membangun jalan dan jembatan, guna
mempermudah akses per ekonomian masyarakat, dalam melakukan berbagai aktifitas,
guna peningkatan prekonomian secara nyata.
“Kita juga akan minta
walikota mengajukan bantuan keuangan khusus, guna pembangunan fisik di daerah
ini, sehingga bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya
dalam gerakan peningkatan. Ekonomi masyarakat,” tutur Supardi lagi.
Dalam reses hari pertama,
ketua DPRD Sumbar memiliki beberapa catatan penting, yang semuanya berasal dari
masyarakat setempat, dan usulan atau.pokok fikirannya tidak jauh berbeda antara
kelompok tani, ternak, UMKM, dan tokoh lainnya, dimana berharap pembangunan
fisik, kesejahteraan, pendidik an dan kesehatan.(rel/Rk )