Realitakini,com-Padang Panjang.
Ajang lomba bercerita tingkat SD beberapa waktu lalu, yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang, menjadi sarana pembelajaran yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan kreatifitas pelajar di tingkat sekolah dasar
Disamping itu, lewat lomba bercerita, kepercayaan diri siswa muncul serta dapat mengarahkan mereka menjadi pembicara yang baik.
Digelar 20 Februari lalu, 62 peserta dari berbagai SD di Kota Padang Panjang mengikuti lomba bercerita dengan tema : Van Lambrex, Puti Baliriang, Asal Nagari Koto Nan Ampek dan Malim Deman
Mereka kemudian diseleksi menjadi 7 peserta untuk mengikuti tahapan coaching selama 2 kali , antaralain oleh Niki Martoyo dan Hendri JB. 7 peserta kemudian tampil kembali mengikuti lomba pada 10 Maret, sekaligus penentuan juara.
Juara pertama diraih oleh Syakira Azzahra dari SDN 06 Balai-Balai, juara dua oleh Schersalova Hanabasael dari SD Maarif dan Juara tiga diraih oleh Raesti Yulianda dari SDN 07 Silaing Bawah.
Syakira Azzahra dari SDN 06 Balai-Balai membawakan cerita tentang Asal Nagari Koto Nan Ampek sebuah cerita, mengisahkan nama sebuah nagari, berawal dari pencarian kerbau milik raja yang berkeliaran , sehinggga akhirnya ditemukan 4 kerbau di sebuah negeri. Pada akhirnya disebutlah menjadi Nagari Koto Nan Ampek di daerah Payakumbuh.
Schersalova Hanabasael dari SD Maarif menceritakan kisah Puti Baliriang yang kaya raya. Namun ditengah perjalanan hidupnya, dia kemudian ditinggal seorang diri, membuat dirinya bersumpah menjadikan harta miliknya menjadi batu. Batu Gua Tarusan Puti Baliriang, demikianlah masyarakat Jorong Padang Galundi, Tambangan Hilir Nagari Tambangan Kecamatan X Koto menamakan tempat yang diabadikan dalam sebuah cerita rakyat itu. Tempatnya kira-kira 10 KM dari Pusat Kota Padang Panjang.
Sementara, Raesti Yulianda dari SDN 07 Silaing Bawah membawakan cerita Malim Deman dengan pesan moral, jangan menjadi orang yang menyia nyiakan keberuntungan.
Sebagai bentuk apresiasi, Ketiga pemenang dan juara harapan tampil dalam Festival Literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang dari tanggal 12 Maret -14 Maret. (Abe)
