--> Tim Satgas Covid 19 Raja Ampat Mulai Bergerak - Realita Kini


Realitakini.com, Raja Ampat.
Untuk pencegahan penyebaran Corona Virus (Covid-19) Tim Satgas mulai bergerak. Tim yang dibentuk pada Rabu (18/3/2020) Kabupaten Raja Ampat mulai melakukan kegiatan terpadu yang berpusat di pelabuhan Marinda Kota Waisai.

Kegiatan tersebut dengan melakukan pengawasan dan pendataan bagi wisatawan asing, wisatawan domestik serta warga dari luar Raja Ampat yang hendak berkunjung ke Raja Ampat.

Pantauan media ini, setiap penumpang kapal yang turun di Pelabuhan Waisai telah melakukan pengukuran suhu tubuh dengan menggunakan Thermometer Infrared.

Juru Bicara Tim Satgas Covid-19, Dr. Rosenda, Sp.PD menjelaskan, Tim Satgas yang telah tergabung dalam beberapa instansi ini akan melakukan tugas Pengawasan dan Pencegahan selama tiga bulan kedepan. pengawasan itu juga akan di lakukan pada beberapa lokasi pintu masuk ke Raja Ampat.

Terkait dengan proses pemeriksaan, wisatawan asing
"Untuk wisatawan asing, kami akan lakukan pengukuran suhu tubuh dan juga pemeriksaan dokumen sedangkan wisatawan domestik hanya pemeriksaan suhu tubuh," jelas Rosenda, Kamis (19/3).

Juru bicara Tim Satgas juga mengaku, hingga saat ini di Raja Ampat belum ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Jadi Orang dalam pemantauan (ODP) berbeda dengan PDP. ODP itu mereka yang memiliki riwayat perjalanan dari negara atau daerah yang telah positif covid-19. Namun belum menunjukan gejala penyakit, sehingga akan di pantau selama 14 hari sesuai masa inkubasi", terangnya.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Rosenda menerangkan, mereka yang telah menjadi pasien dan sudah di rawat oleh tenaga medis yang menunjukan gejala demam, batuk, pilek, dan sesak nafas.

"Jadi kami tegaskan di Raja Ampat baru ODP, bukan PDP, sehingga masyarakat tidak perlu panik. Kami dari Tim Satgas akan terus bekerja melakukan langkah-langkah pencegahan dan akan terus memberikan Informasi-informasi resmi kepada masyarakat" ucapnya.

Maka sekali lagi kami himbaukan kepada masyarakat tak perlu merasa panik, cukup untuk kita semua waspada, Tutupnya (WW)
 
Top