Realitakini.com - Raja Ampat.
Satuan Tugas (Satgas) pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease 2019 di Raja Ampat kembali merilis jumlah perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Raja Ampat, Sabtu (4/4/2020) hasilnya bertambah jadi 25 orang.
Berdasarkan data resmi yang disampaikan Jubir Satgas dr. Rosenda, SP.,PD, update jumlah ODP Sabtu 4 Maret pukul 10.00 WIT bertamba 7 dari sebelumnya 18 orang, total sebanyak 25 orang, sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Pasien Positiv Covid-19 tidak ada.
"Penambahan ODP terdiri dari, 2 orang di wilayah puskesmas Waisai, 1 orang di puskesmas Warasambin dan 4 orang di wilayah puskesmas Waigama," terang Jubir Satgas itu.
Maka berdasarkan data penyebaran Covid-19 di Raja Ampat, penambahan ODP yaitu, puskesmas Waisai 16 orang, puskemas Saonek 2 orang, Samate 1, Warsambin 2 dan Waigama 4 orang, jadi total sebanyak 25 orang.
Lanjut Rosenda, Tim satgas juga terus melakukan pengawasan terkait kecukupan logistik dan pemantauan stabilitasi harga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain itu kata Jubir, seluruh petugas medis maupun lintas sektoral tim satgas Covid-19 Raja Ampat dilindungi BPJS Ketenagakerjaan.
Rosenda kembali mengingatkan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, terus menjaga kesehatan serta lebih meningkatkan kewaspadaan, dengan selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.
"Jangan terpengaruh dengan menyebarkan berita-berita yang tidak jelas sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarà kat, karena kami dari tim satgas selalu akan memberikan informasi sesuai data-data resmi tetang perkembangan penyebaran Covid-19 di Raja Ampat untuk diketahui masyarakat," ucapnya (WW)
