--> Tinjau Kondisi Asrama Putri di Sioban, Jimer Munthe Terima Aspirasi - Realita Kini

 

Realitakini.com  - Mentawai,
Anggota Komisi II terima aspirasi Kepala SMAN 1 Sipora. Jimer Munthe yang merupakan anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mentawai, dari Partai Garuda meninjau langsung kondisi dua Asrama di dusun Padarai, Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. 

“Asrama itu kita lihat tidak terpelihara dengan baik maka nanti kita akan bicarakan ini dengan dinas pendidikan dan kebudayaan,” ujar Jimer Munthe menjelaskan.(18/03)

Pada reses ini DPRD menyerap dan menindak lanjuti aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) anggota DPRD Mentawai.Sementara itu, dua permintaan masyarakat saat menyampaikan aspirasi yaitu permohonan untuk perbaikan gorong-gorong di jalan SMP yang menyebabkan banjir.

Politisi Partai Garuda ini mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan camat setempat untuk mencarikan solusi perbaikan gorong-gorong tersebut. Selanjutnya permintaan tentang air bersih yang saat ini belum dinikmati masyarakat dari anggaran provinsi. 

“Untuk asrama, tahun depan kita usahakan masuk dalam anggaran, agar segera dapat difungsikan dengan benar,” jelasnya. 

Menurut Kepala SMAN 1 Sipora, Binner Siallagan bahwa terdapat dua asrama di desa tersebut yakni Asrama SMP dan SMA. Dari 2 Asrama itu hanya asrama SMA yang dapat difungsikan, akibatnya Siswi SMP juga pindah ke asrama SMA. 

Kepala SMA 1 Sipora ini juga menjelaskan bahwa dua asrama tersebut merupakan bantuan anggaran dari 7 desa pada 5 tahun lalu. Namun bantuan anggaran ini hanya untuk pembangunan saja dilakukan. Sehingga ketika rusak tidak ada lagi biaya perawatan ataupun penjagaan. 

“Untuk anggaran honor pengawas tidak dianggarkan, padahal dulunya kita berharap pihak desa dapat menganggarkan setiap tahun untuk perbaikan dan perawatan,” kata Binner.

Lebih parahnya lagi, asrama SMP sudah mengalami kerusakan dan tidak ada perbaikan sehingga dinding, pintu, jendela dan atap dicopot orang yang tidak bertanggung jawab. Berbeda dengan Asrama SMA yang masih dapat ditempati Siswi. Namun mengkwatirkan juga dengan kondisi tidak adanya penerangan lampu dan pengawasan.(JJ)

 
Top