Hal itu dikemukakan oleh kepala dinas pemberdayaan perempuan dan perlinfan anak Sumatera Barat Drs Besri Rahmad ,MM. dalam sambutannya pada kegiatan “Penguatan Industri Rumahan Berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020” di latai dua dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Sumbar Kamis (22/10/20), turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Bidang -kepala bidang yang ada di Provinsi Sumatera Barat
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas PPPA Provinsi Sumatera Barat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dan kualitas keluarga di bidang ekonomi ini menghadirkan 50 orang peserta yang terdiri dari pimpinan Mowee (Mobil Wisata Edukasi Enterpreneurship) Indonesia beserta instruktur pelatihan, LSM Penggerak Ekonomi serta para pelaku industri rumahan yang dengan antusias mengikuti kegiatan dimaksud.
Ermalis Kabit KHP juga menyampaikan bahwa perempuan mempunyai peran dan kedudukan yang strategis di dalam keluarga dan masyarakat sebagai pelopor, penggerak, penjaga dan benteng untuk melindungi anak-anaknya, juga sekaligus sebagai inisiator untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Guna meningkatkan pemberdayaan perempuan melalui pembangunan ekonomi dan khususnya melalui industri rumahan, berpotensi besar dalam memperkuat ketahanan keluarga, baik dari aspek ekonomi, kesehatan, dan pendidikan serta relasi anggota keluarga yang lebih harmonis.Di akhir sambutannya Ermalis mengajak untuk melakukan koordinasi lintas sektor dan kerjasama yang erat antara pemerintah pusat dan daerah serta ( w/hms)
