Merdeka dari Kegelapan, Bertahun-tahun Warga Desa Detuwulu Hidup Tanpa Listrik

 

Realitakini.com, ENDE 
 Fasilitas listrik merupakan aspek penting dalam mendukung pengembangan infrastruktur, perekonomian, dan ke sejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan fasilitas listrik kerap menjadi usulan masyarakat Desa Detuwulu, terkait kunjungan kerja Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ende . Hal ini disampaikan oleh Arnoldus Dewa, kepada media kamis, (06/05/21).

Menikmati terangnya rumah-rumah di desa di Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur menjadi impian sejak lama. Salah satu desa yang sudah bertahun-tahun tanpa listrik adalah Desa Detuwulu, Kecamatan Maurole, hingga kini masih gelap gulita.

Warga bingung di antara desa lainnya, hanya Desa Detuwulu yang belum dialiri listrik.Arnol mengungkapkan, selama ini warga Desa Detuwulu merasa dianaktirikan pemerintah dan PLN.

“Untuk kebutuhan penerangan listrik negara ini, kami merasa diabaikan dan dianaktirikan. Mengapa bisa seperti ini,” ujar Arnol

Ada sebagian kecil warga yang ekonomi cukup menggunakan generator sebagai sumber penerangan.

Arnol juga mengungkapkan, saat ini listrik di kota dan desa sudah menjadi kebutuhan dasar.Sehingga program listrik masuk desa dari pemerintahan Jokowi harus berlaku merata di seluruh Indonesia.

Dia menilai apabila di desa itu sudah dialiri listrik, ekonomi masyarakat juga bisa meningkat.

la mencontohkan, di desa lain sudah banyak warga yang membuka bisnis meubel, usaha fotokopi, dan usaha ekonomi Iainnya.

“Kami mau buat seperti mereka, listrik negara belum masuk. Kami warga di sini tidak bisa berbuat banyak karena listrik belum ada,”tutup dia

Arnol berharap dengan kunjungan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ende di Desa Detuwulu bisa menjawabi keluhan masyarakat Desa Detuwulu yang telah sekian lama merindukan kehadiran listrik.

Mosalaki Detuwulu Fransiskus Nggadho, menyampaikan terkait dengan pemasangan jaringan listrik di wilayah tanah persekutuan adatnya. Ia menyampaikan bahwa akan menjamin untuk persoalan pembebasan lahan.

“Saya akan komunikasikan dengan Ana Kalo Fai Walu untuk menghibakan lahanya ketika lahannya dilalui jaringan listrik,”ujarnya.

Sementara itu, Wakil ketua DPRD Kabupaten Ende, Erikos Emanuel Reda, kepada media mengatakan, hingga saat ini cukup banyak desa-desa di Kabupaten Ende yang belum tersambung jaringan listrik dari PT Perusahan Listrik Negara (PLN).

Lanjutnya, pembangunan jaringan listrik sangat diperlukan masyarakat setempat, khususnya dalam menunjang pendidikan dan kesehatan.

“Kalau tidak ada listrik, tentunya akan berpengaruh dalam sejumlah aspek seperti pendidikan dan kesehatan, sehingga pembangunan fasilitas listrik di pelosok, khususnya di Desa Detuwulu diharapkan mendapat perhatian dari pemerintah,” ujarnya.

Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Ende menambahkan, sebagai Pimpinan DPRD Kabupaten Ende, ia berjanji akan menjadi jembatan untuk menjawabi kerinduan masyarakat Desa Detuwulu.

“Iya, sebagai Pimpinan DPRD Kabupaten Ende, kita akan bantu menjembatani ke pihak GM PLN(persero) Wilayah NTT sehingga tahun ini masyarakat Desa Detuwulu bebas dari kegelapan,” ujar Erik.

Erik Rede berharap kepada pemerintah desa, tokoh adat, dan tokoh masyarakat, untuk secepatnya berkomunikasi dengan pemilik lahan agar ketika program ini hadir, tidak menjadi sebuah halangan dan masalah di kemudian hari

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama