Penyebab Remaja Terjerumus Dalam Penyalahgunaan Narkoba

Realitakini.com -Solok Kota 
Oleh : Mellani 1804164
Fakultas Farmasi Universitas Perintis (UPERTIS) Padang Sumatera Barat (Sumbar)
Apa itu Narkoba?
Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya. Istilah Narkoba mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai resiko kecanduan bagi para penggunanya. 

Efek Narkoba itu sangat banyak sekali, beberapa diantaranya adalah orang yang menggunakan Narkoba dapat kecanduan atau ketagihan. Semua perilaku penggunaan Narkoba membuat otak menjadi efek euforis.

Narkoba adalah zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan dapat mengubah pikiran, suasana hati, atau perasaan dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang 
dibedakan ke dalam golongan-golongan.

Penyalahgunaan Narkoba Dikalangan Remaja

Penyalahgunaan Narkoba termasuk ke dalam salah satu bentuk kenakalan remaja khusus. Setiap orang yang menyalahgunakan zat-zat terlarang pasti memiliki alasan mereka masing-masing, sehingga mereka dapat terjebak masuk kedalam perangkap narkotika, Narkoba atau zat adiktif.

Masa remaja merupakan masa transisi, yaitu suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Masalah utama remaja pada umumnya adalah pencarian jati diri. Mereka mengalami krisis identitas karena untuk dikelompokkan ke dalam kelompok anak-anak merasa sudah besar, namun kurang besar untuk dikelompokkan dalam kelompok dewasa. 

Hal ini merupakan masalah bagi setiap remaja. Oleh karena itu, seringkali memiliki dorongan untuk menampilkan dirinya sebagai kelompok tersendiri. Pengguna Narkoba bukan hanya orang dewasa tetapi juga pelajar dan mahasiswa. Remaja merupakan golongan yang rentan terhadap penggunaan Narkoba, karena selain memiliki sifat dinamis, energik, selalu ingin menggunakan. 

Remaja mudah dipengaruhi sehingga mudah jatuh pada masalah penggunaan Narkoba. Pada awalnya Narkoba hanya digunakan untuk pengobatan, adapun jenis Narkoba pertama yang digunakan pada mulanya adalah candu disebut juga sebagai madat atau opium.

Remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa dan masa mencari identitas diri. Karakteristik remaja yang sedang berproses tersebut juga sering menimbulkan masalah pada diri remaja. 

Menurut World Health Organization (WHO), remaja merupakan individu dengan periode usia 10-24 tahun. Sedangkan pendapat Stanley menyebutkan, remaja adalah individu yang berusia 10-19 tahun. Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. 

Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Sebab pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih.

Penyebab terjerumusnya remaja dalam penyalahgunaan narkoba :
1. Faktor Internal, yaitu faktor yang berasal dari diri seseorang yang terdiri dari : 

a. Kepribadian 
Apabila kepribadian seseorang labil, kurang baik, dan mudah dipengaruhi orang lain maka 
lebih mudah terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba.

b. Keluarga 
Jika hubungan dengan keluarga kurang harmonis (broken home), maka seseorang akan mudah merasa putus asa dan frustasi. 

c. Ekonomi 
Kesulitan mencari pekerjaan menimbulkan keinginan untuk bekerja menjadi pengedar Narkoba. Seseorang yang ekonomi cukup mampu, tetapi kurang perhatian yang cukup dari keluarga atau masuk dalam lingkungan yang salah, lebih mudah terjerumus jadi pengguna Narkoba. 

2. Faktor Eksternal, yaitu faktor penyebab yang berasal dari luar seseorang yang mempengaruhi dalam melakukan suatu tindakan, dalam hal ini penyalahgunaan Narkoba. 
Faktor eksternal itu sendiri antara lain: 
a. Pergaulan 
Teman sebaya mempunyai pengaruh cukup kuat terjadinya penyalahgunaan Narkoba. Biasanya berawal dari ikut-ikutan teman terutama bagi remaja yang memiliki mental dan kepribadian cukup lemah. 

b. Sosial/Masyarakat
Lingkungan masyarakat yang baik terkontrol dan memiliki organisasi yang baik, akan 
mencegah terjadinya penyalahgunaan Narkoba. Begitu sebaliknya, apabila lingkungan sosial yang cenderung apatis dan tidak mempedulikan keadaan lingkungan sekitar, dapat menyebabkan maraknya penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja. 

Kondisi lingkungan masyarakat yang 
tidak sehat atau rawan, dapat menjadi faktor terganggunya perkembangan jiwa kearah perilaku yang menyimpang yang pada akhirnya terlibat penggunaan atau ketergantungan Narkoba. 

Efek dan Akibat yang Ditimbulkan Penyalahgunaan Narkoba Dibedakan menjadi 3 (Budianto, 1989), yaitu: 

1. Depresan, yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. Bila kelebihan dosis, bisa mengakibatkan kematian. 

2. Stimulan, merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. 

3. Halusinogen, efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi.
Akibatnya:
1. Secara Fisik 
Penggunaan Narkoba akan mengubah metabolisme tubuh seseorang. Hal ini terlihat dari peningkatan dosis yang semakin lama semakin besar dan gejala putus obat. Keduanya menyebabkan seseorang untuk berusaha terusmenerus mengkonsumsi Narkoba.

2. Secara Psikis 
Berkaitan dengan berubahnya beberapa fungsi mental, seperti rasa bersalah, malu dan 
perasaan nyaman yang timbul dari mengkonsumsi Narkoba. Cara yang kemudian ditempuh untuk beradaptasi dengan perubahan fungsi mental itu adalah dengan mengkonsumsi lagi Narkoba.

3. Dampak sosial 
Yang memperkuat pemakaian Narkoba. Proses ini biasanya diawali dengan perpecahan di 
dalam kelompok sosil terdekat seperti keluarga, sehingga muncul konflik dengan orang tua, teman-teman, pihak sekolah atau 15 pekerjaan. 

Perasaan dikucilkan pihak-pihak ini kemudian menyebabkan si-penyalahguna bergabung dengan dengan kelompok orang-orang serupa yaitu para penyalahguna narkoba juga.

Pencegahan dan Penanggulangan Narkoba Pada Remaja
Penanggulangan penyalahgunaan Narkoba bukan saja merupakan tanggung jawab pemerintah semata, namun upaya tersebut pun merupakan tanggung jawab masyarakat umum, yang diawali dari kelompok terkecil yaitu lingkungan keluarga. Dukungan keluarga sangat penentu utama dalam masalah ini, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat tempat para remaja 
tinggal.

Banyak cara dan upaya yang dapat dilakukan oleh anak remaja untuk bebas dari permasalahan Narkoba, antara lain:
1. Mengenal Diri Sendiri 
2. Trampil Meningkatkan Harga Diri/Percaya Diri 
3. Trampil Berkomunikasi 
4. Trampil Mengambil Keputusan 
5. Trampil Menolak Tawaran Narkoba 
6. Trampil Sebagai Agen Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
7. Hidup Sehat 
8. Perkuat Iman dan Taqwa kepada Tuhan 
(*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama