Satgas Apter Dampingi Warga Bengkayang Budidaya Ikan Lele


Realitakini.com - Bengkayang,
Dalam mendukung program pemerintah terkait dengan peningkatan ketahanan pangan masyarakat di masa pandemi covid-19 ini, Rindam XII/Tpr memberikan kesempatan kepada Peserta Pelatihan Pratugas Sat BKO (Satgas Apter) untuk mendampingi budidaya ikan lele saudara Filifus Mulyanto (34) petani warga Dusun Mendung Terusan, Rt 03/Rw 02, Desa Samalantan Kec. Samalantan Kab. Bengkayang, Kalbar pada hari Minggu (6/6/201) kemarin. Hal ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya Rindam XII/Tpr dalam membekali kemampuan teritorial para personel Sat BKO yang nantinya akan bertugas di Papua sebagai aparat teritorial Kodim. Kamis (10/6/2021)

Pada saat Peserta Pelatihan Pratugas Sat BKO (Satgas Apter) melaksanakan komsos dengan Filifus, Sertu Edi Sujito salah satu anggota peserta Pelatihan Pratugas Sat BKO (Satgas Apter) tertarik dengan kolam ikan yang berada di samping rumah Filifus.

Ia pun menyarankan kepada Filifus untuk mengembangkan budidaya ikan lele dengan sistem terpal, dengan memanfaatkan lahan kosong di halaman rumahnya. Filifus merasa tertarik dengan saran yang diberikan oleh Sertu Edi Sujito tersebut dan melakukan budidaya ikan lele sesuai saran yang diterimanya.

Selang beberapa hari kemudian, Peserta Pelatihan Pratugas Sat BKO (Satgas Apter) kembali melaksanakan Komsos kerumah Filifus. Begitu melihat kolam terpal yang berisi lele, Sertu Edi Sujito langsung menghampiri dan memberikan makan pada ikan lele tersebut.

Menurutnya, pandemi Covid-19 saat ini memberikan dampak yang besar pada perekonomian di masyarakat, untuk itu budidaya ikan lele dengan sistem terpal sangat efektif untuk membantu pemulihan ekonomi terutama kebutuhan pangan di masyarakat.

"Budidaya ikan lele dengan menggunakan terpal lebih praktis dan efisien, dalam satu terpal bisa menampung 2000 ekor bibit ikan lele, dan bisa menghasilkan kurang lebih 300 kg hasil panen ikan lele konsumsi, sehingga bisa menghemat dari segi biaya dan tenaga," tutur Sertu Edi.

Sementara itu Filifus merasa senang dengan kehadiran bapak TNI ke rumahnya, apalagi ia diberikan perhatian yang menurutnya sangat luar biasa karena bapak TNI sangat peduli terhadap perekonomian masyarakat kecil seperti dirinya.

“Terima kasih kepada pak tentara sudah perhatian kepada saya. Saran bapak kemarin untuk membudidayakan ikan lele dengan terpal sudah saya lakukan sekarang ini. Sebelum melaksanakan budidaya ikan lele ini, saya sempat ke pasar untuk mencari informasi penjualan ikan lele. Informasi yang saya dapat, jumlah permintaan ikan terutama ikan air tawar salah satunya ikan lele semakin hari semakin bertambah karena harganya sangat terjangkau oleh masyarakat, hal tersebut semakin menambah semangat saya untuk melakukan budidaya ikan lele dengan sistem terpal,” ungkap Filifus. (Penrindam/RK)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama