Foto Wabup Tak Ada, Jon Firman Pandu Sebut Tindakan Pemkab Solok Nyeleneh

Realitakini.com- Kabupatean Solok
Bupati Solok Epyardi Asda melantik sebanyak 133 orang pejabat administrator dan pengawas dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok. Pelantikan itu dilangsungkan di halaman Masjid Agung Darussalam Koto Baru, Jumat (28/10/2021).

Menariknya, pakaian dalam pelantikan pejabat eselon di Pemkab Solok ini berbeda dengan daerah-daerah lain pada umumnya. Lazimnya, pejabat laki-laki di momen pelantikan mengenakan jas dan dasi, sedangkan pejabat perempuan biasanya mengenakan kebaya atau baju kurung.

Kebiasaan tersebut tampaknya tidak berlaku bagi Pemkab Solok. Seluruh pejabat mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok hingga yang akan dilantik mengenakan baju serba hitam, termasuk Bupati Solok Epyardi Asda. Pakaian tersebut persis dengan yang dikenakan pejabat wanita, namun jilbabnya berwarna biru.

Pada bagian lengan sebelah kanan baju serba hitam itu, tertulis tagline "Solok Super Team" dan di atas nya terdapat merah putih. Di lengan kiri, terdapat logo Kabupaten Solok dan di bagian depan di atas saku-saku terdapat nama pejabat hingga jabatannya.

Selain itu, Wakil Bupati (Wabup) Solok Jon Firman Pandu juga tampak tak hadir dalam acara pelantikan pejabat perdana di masa kepemimpinan Asda-Pandu. Bahkan, foto Wabup Solok pun tak terlihat di spanduk pelantikan tersebut.

Terkait ketidakhadiran Wabup Solok Jon Firman Pandu, Realitakini.com menghubungi melalui via Handphone pribadinya, Sabtu (30/10/2021), mengatakan bahwa dirinya tidak tahu ada pelantikan tersebut, dan dirinya tidak menerima undangan untuk menghadirinya.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPC) Partai Gerindra itu pun mengaku bingung dengan seragam serba hitam yang dikenakan bupati hingga para pejabat yang dilantik. Menurutnya, hal tersebut merupakan tindakan 'nyeleneh' yang seharusnya tidak perlu dilakukan. Apalagi, pakaian tersebut sepintas terlihat seperti seragam Satpam alias "Security".

"Proses pelantikannya tidak pakai pakaian formal seperti biasanya, nyeleneh ini. Kayak security Tanjung Priok," kata Jon Firman Pandu sambil berkelakar.

Meski tak menghadiri pelantikan tersebut, sebagai Wabup Solok Jon Pandu berharap para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik betul-betul amanah, dan mampu memujudkan harapan kepala daerah. Dia pun berjanji akan mengawasi kinerja para ASN sesuai dengan Tupoksinya fokus pembenahan internal Pemkab Solok.

"Selamat bagi pejabat yang telah dilantik dan semoga amanah. Saya tentu akan mengawasi semua kinerja sesuai Tupoksi," ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Solok Epyadri Asda mengatakan, dirinya sengaja melantik para pejabat eselon di depan masjid. Sebab, mayoritas pejabat Pemkab Solok adalah seorang muslim.

"Saya berharap amanah ini bisa dibuktikan dengan kinerja yang baik sesuai kapasitas, integritas dan tupoksi masing masing," katanya saat pelantikan tersebut.

Epyardi Asda menegaskan, kerja pemerintah adalah kerja tim. Dia menyebut tidak ada superman di dunia ini, yang bisa terwujud adalah super team yang kini dijadikan tagline ASN Pemkab Solok, yakni Solok Super Team (SST).

"Pilkada sudah usai, mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Solok. Tidak ada lagi 01, 02, 03, 04," tegasnya. (Syafri)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama