Tak Kenal Lelah, Sabar AS Gali Potensi Wisata Di Kabupaten Pasaman

Realitakini.com --- Pasaman
Seperti tak kenal lelah, keinginan dan kegigihan wakil bupati Kabupaten Pasaman Sabar AS untuk mengekspose potensi-potensi wisata yang ada di kabupaten tersebut memang patut diacungi jempol, meskipun susah payah dan beresiko ia tidak pernah ketinggalan untuk melihat potensi wisata alam, budaya dan sejarah yang ada di Kabupaten Pasaman, Minggu(17/10/2021)

Dihari libur ini, bersama camat, kapolsek, para wali nagari yang ada di Kecamatan Lubuk Sikaping, niniak mamak dan sejumlah OPD terkait ia pun mulai menyusuri satu persatu potensi wisata di Nagari Persiapan Sundata Selatan, Kecamatan Lubuk Sikaping.

Perjalannya dimulai dari meninjau sebuah air terjun yang terletak di atas kampung Sungai Landai.

Meskipun akses jalan belum terlalu baik yang hanya bisa dilewati dengan kendaraan roda dua, Sabar AS tetap dengan semangat untuk sampai di lokasi tersebut dengan menyusuri perkebunan masyarakat sekitar 15 menit perjalanan.

Memang tidak mudah, jalan untuk sampai di air terjun ini cukuplah beresiko, setelah memarkir kendaraan ia harus menuruni tebing yang curam dan batu-batu yang cadas untuk sampai di lokasi jatuhnya air terjun, dengan hati akhirnya ia bersama rombongan sampai di bawah air terjun tersebut.

Tidak sampai disini, perjalan Sabar AS bersama rombongan berlanjut  ke sebuah situs budaya yang terletak di bukit Banio Tinggi dengan menempuh perjalan sekitar dua kilometer yaitu makam Putri Sangkar Bulan dan Rajo Syahbandar.

Sampai di situs cagar budaya Putri Sangkar Bulan dan melihat cagar budaya tersebut terawat dengan baik ia bersama rombongan menyempatkan diri untuk beristirahat sejenak dan menikmati keelokan alam di sekitarnya.

Tak puas sampai disitu, Sabar AS pun ingin melihat potensi wisata alam berikutnya yang juga merupakan Air terjun, namun perjalan untuk sampai di air terjun ini tidak bisa mengunakan kendaraan melainkan dengan berjalan kaki sekitar satu kilometer, bersama rombongan ia pun melanjutkan perjalanan.

Setelah puas melihat potensi wisata alam dan budaya di Nagari Sundata Selatan ini ia meminta agar kedepannya potensi ini bisa di kelola oleh Badan Usaha Milik Nagari (BUMNAG).
"Sangat potensial, wisata alam air terjun ini dan wisata budaya makam putri Sangkar Bulan bisa di satukan,sehingga jadi satu paket wisata saya meminta kedepannya ini bisa dikelola nagari melalui BUMNAG, sehingga akses jalan kesemua objek wisata ini bisa dibangun dan ditingkatkan, sehingga nantinya akan menari wisatawan untuk berkunjung, dan input akhirnya akan membuka peluang-peluang usaha bagi masyarakat setempat,"ungkapnya. 

Keinginan dan kegigihan Sabar AS ini mengundang simpatik banyak masyarakat, seperti halnya yang disampaikan Rihan, tokoh masyarakat Sungai Landai.

"Kita masyarakat Sungai Landai berterima kasih untuk kunjungan bapak wakil bupati bersama rombongan ke kampung kita ini, meskipun susah payah ia tetap semangat untuk melihat langsung potensi-potensi wisata yang ada, kami akan ikut membantu semoga saja  apa yang diharapkan pemerintah daerah dalam menjadikan Kabupaten Pasaman sebagai tujuan destinasi wisata bisa terwujud."tuturnya.(Nurman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama