Batagak Kudo-kudo, Tradisi Memperkuat Persatuan Di Pasaman Barat


Realitakini.com-Pasbar
Batagak kudo-kudo merupakan tradisi Paasaman Barat yang terus dilakukan hingga kini. Masyarakat akan berdatangan menghadiri acara ini, baik membangun rumah pribadi, bangunan milik umum apalagi rumah ibadah.Rabu(24/11/21)

Malu mereka jika tidak nampak di acara tersebut, meski hanya menyumbang Rp50 .000. Makanya ada yang membawa uang, seng beberapa helai hingga bahan lainnya.

“Tradisi batagak kudo-kudo ini, satu lagi tradisi yang menjadi kebanggaan orang Kinali. Ada kebersamaan dalam kegiatan ini, makanya harus dipertahankan,”Ujar Bupati Pasaman Barat H Hamsuardi

 Bupati Pasbar Hamsuardi, menegaskan apresiasinya terhadap rasa kekeluargaan yang terus dipertahankan oleh masyarakat Padang Rajo Tak heran jika nantinya bakal hadir masjid Nurul Ikhlas yang representatif untuk dua nagari berdekatan tersebut, Nagari Kinali dan Nagari Koto Baru.

“Saya menilai bangunan masjid ini bagus konstruksinya, tahan gempa. Jika selesai nanti megah bangunannya. Saya pun turut menyumbang”Ujar Hamsuardi itu seraya menyerahkan bantuannya kepada Ketua Panitia Pembangunan Masjid  Nurul IkhlasRaya, Alizar dt Bagindo.

Ketua Panitia Alizar dt Bandaro menyata kan, batagak kudo-kudo tetap terpelihara di nagarinya danKinali khususnya. Acara ini memperkuat ikatan batin di masyarakat. Kedatangan Bupati  memperlihatkan hal itu.Dengan batagak kudo-kudo ini pembangun an prasarana umum rumah ibadah maupun rumah pribadi jadi lebih cepat.

 Rasa kekeluargaan membuat masyarakat sekitar bergotong-royong dalam hal dana, atap seng hingga pengerjaannya.Anak nagari dan perantau bahu-membahu memberikan bantuan,” pungkasnya.(dones)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama