Pemkot Blitar Diminta Perluas Wilayah Produksi Tembakau Untuk Tingkatkan DBHCHT

Realitakini.com-Blitar 
 
Manfaat Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT) dirasakan dampaknya membantu Pemerintah Kota Blitar dalam mensejahterakan warganya. Untuk itu perlu sebuah upaya bagaimana meningkatkan produksi hasil tembakau di Kota Blitar.

Dikemukakan Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar untuk meningkatkan hasil tembakau dengan memperluas area dan penegakan hukum  yang signifikan.

 “Jadi, kota Blitar ini lahan pertanian tembakaunya sangat terbatas. Terus tenaga kerja relatif mahal, maka dari itu kita mendorong Pemkot Blitar agar anggaran DBHCHT dialokasikan ke para petani tembakau supaya hasil tembakaunya meningkat lagi, meski tahun ini ada penurunan. Harapannya, kesejahteraan petani tembakau meningkat,” ungkapnya, Senin (29/11/2021).

Menurutnya, dengan memberikan bantuan alat-alat semi otomatis modern seperti bedeng, multifaktor, maka hal ini bisa mendorong pertanian di Kota Blitar lebih maju, efisiensi waktu juga dapat terjaga dengan baik.

“Kalau kita mengandalkan hasil palawija saja, pasti hasilnya tidak maksimal. Artinya kita kalah dengan daerah lain yang tenaganya lebih murah dan lahan pertaniannya lebih luas,” ujarnya.

Agus Zunaidi menyarankan Pemkot Blitar untuk dapat memfasilitasi para petani tembakau untuk bisa bermitra dengan pabrik-pabrik rokok, baik ruang lingkup ada kota sendiri ataupun besar.

“Harapannya, dengan hasil tawar yang mengikat para petani tidak akan merugi. Dengan sistem kontrak hasilnya bisa cukup besar, sehingga kesejahteraan para petani tembakau meningkat,” tegasnya.

Masih menurut Agus, pendapatan dari dana Cukai ini masih memungkinkan meningkat jika peredaran tembakau atau rokok ilegal bisa ditekan. salah satu cara preventifnya bisa melalui sosialisasi, penyuluhan dan edukasi kepada pengusaha barang kena cukai, pedagang eceran dan masyarakat.

“Jadi selain sosialisasi harus juga gencar kegiatan penegakan hukum bagi pengedar rokok ilegal. Ini sebuah upaya untuk menyelamatkan keuangan negara dalam bentuk cukai,” tegasnya.(hms/edy)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama