Genjot Pemasaran, Disdagperinkop Sijunjung Berikan Bantuan Untuk IKM

Realitakini.com-Sijunjung, 
Dinas Dagperinkop Kabupaten Sijunjung khususnya bidang IKM, akan mengadakan inovasi baru dalam membantu pemasaran produk pengusaha industri kecil dan menengah, yang tergabung dalam grup IKM Disdagperinkop Sijunjung. Hal ini disampaikan oleh Kabid Perindustrian yang baru Dewi Maiza Lenny, SST, M.I ketika dijumpai Realitakini.com diruangannya pada hari Kamis (17/01/2022).

Bantuan tersebut berupa packaging aluminium foil yang diajukan sejak tahun 2021 lalu untuk produk Kopi Carano Ameh dari Kecamatan Sumpur Kudus, jahe merah CR2 dari Muaro Bodi Kecamatan IV Nagari dan Keripik pisang Velly dari Muaro Kecamatan Sijunjung. 

Kemasan aluminium dengan model "standing food" akan diberikan sebanyak 1000 pcs per pelaku usaha. 
"Mengingat tingginya permintaan pelaku IKM bidang kuliner untuk kemasan berbahan aluminium, kami coba untuk memberikan secara bertahap tentunya dengan proses seleksi yang ketat, kemasan ini diberikan kepada usaha IKM yang benar-benar aktif berproduksi", ujar Dewi Maiza Lenny.

Kalau sebelumnya bantuan "packaging" ini hanya berbahan plastik maka untuk tahun 2022 diharapkan semua produk kuliner yang berbahan kering bisa diberikan kemasan aluminium dengan desain yang lebih menarik. Tujuannya tentu untuk meningkatkan pemasaran produk Kuliner Sijunjung.

Didampingi oleh Bagian Perdagangan Lara, perbincangan lebih mengarah pada diskusi ringan. Beberapa masukan dari Realitakini.com terkait strategi pemasaran mulai usulan "bajojo" atau berjualan langsung  dengan cara keliling, kebijakan pemasaran dilingkungan ASN Pemdakab Sijunjung sampai pada pemasar an online yang lebih praktis, ditanggapi dengan antusias dan terbuka oleh beliau berdua.

Lebih lanjut tentang IKM, selain bidang Kuliner juga ada industri Kerajinan seperti Tenun Songket Unggan Lansek Manih, Tas anyaman Jali-Jali, Sofa Botol Plastik Mia dan lain sebagainya. Untuk 3produk tersebut sudah menjangkau pasar diluar daerah Kabupaten Sijunjung, bahkan tas anyaman Jali-Jali bekerja sama dengan Dekranasda Sijunjung sudah di ekspor ke negara Dubai dan juga  direncanakan ekspor ke Belanda dalam waktu dekat ini.(Hasnawati)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama