Wali Nagari Juga Memiliki Tanggung Jawab Menurunkan Angka Pengangguran

Realitakini.com-Pesisir Sekatan
Memasuki tahun 2022 ini kepada semua pemerintahan nagari (Pemnag) di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) diminta agar lebih memaksimalkan pemetaan potensi, sebelum perencanaan pembangunan dimulai.Upaya itu bertujuan agar hasil pembangunan yang dilaksanakan di tahun 2022 ini benar-benar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, bermanfaat, serta juga berkelanjutan.

Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah, Minggu (2/1), dengan tujuan agar berbagai pembangunan yang dilakukan nanti dapat diukur secara empiris serta juga ber kualitas.

"Pembangunan yang terencana akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan dan ekonomi masyarakat. Melalui perencanaan itu pula, maka berbagai kegiatan yang dilakukan akan berkelanjutan, atau tidak mesti dimulai kembali dari awal. Dari itu saya ingatkan kepada semua Pemnag memasuki awal tahun 2022 ini agar lebih memaksimalkan pemetaan potensi nagari sebelum perencanaan pembangunan dimulai," katanya.

Selain itu beliau juga menghimbau kepada Pemnag agar melakukan pengelolaan dana desa yang d iperuntukan untuk pembangunan nagari tersebut sesuai dengan aturan, serta juga mengutamakan kegiatan Padat Karya.

"Hal itu saya sampaikan agar masyarakat benar-benar menikmati pembangunan yang bersumber dari dana desa. Serta juga memelihara hasil pembangunan tersebut dengan rasa penuh tanggung jawab. Kepada wali nagari diingatkan pula untuk tidak melakukan penyimpangan dana desa. Karena dana tersebut merupakan milik masyarakat, maka dari itu jangan coba-coba melakukan penyimpangan," tegasnya.

Agar dalam melakukan pemetaan potensi nagari mendapatkan hasil yang maksimal, jika perlu pihak nagari juga bisa melibatkan tim dari akademisi.

"Anjuran itu disampaikan, sebab di masa pandemi Covid-19 ini, pemerintah nagari juga memiliki tanggung jawab dalam menuntaskan atau menurunkan angka kemiskinan, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara merata di daerah," ujarnya.

Karena tujuan itu, maka dukungan dan sinergitas dengan perangkat daerah, stakeholder terkait dan masyarakat sangat diperlukan."Dukungan itu mulai dari perencanaan hingga evaluasi kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh nagari," ingatnya.

Dia menambahkan bahwa setiap nagari di daerah itu mendapat alokasi dana desa yang dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, irigasi, pemberdayaan masyarakat dan lain sebagainya.

"Saya berharap melalui bantuan yang disalurkan setiap tahun itu, masyarakat benar-benar merasakan dampaknya. Baik dari segi sarana dan prasarana, maupun dalam hal peningkatan kualitas masyarakat melalui berbagai pelatihan yang dilakukan," tutupnya.( Knf/ Rk)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama