Tekan Stunting, Kepala BKKBN RI Dan Bupati Sijunjung Kukuhkan Kader se-Kabupaten Sijunjung

Realitakini.com-Sijunjung
Pemdakab Sijunjung menggelar kegiatan Gebyar Kader se-Kabupaten Sijunjung yang bertempat di Gedung Pertemuan Pancasila Muaro Sijunjung Sumatera Barat pada hari Senin tanggal 30 Mei 2022. Dihadiri langsung oleh Kepala BKKBN Republik Indonesia Dr.(HC) Dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K).

Rangkaian acara berlangsung padat dimulai dengan pelepasan konvoi tur mobil penerangan seSumatera Barat di Sijunjung oleh Kepala BKKBN RI pada pukul 10.00 WIB dilanjutkan dengan peninjauan pe layanan KB gratis, diskusi panel tentang stunting, peninjauan produk pangan lokal UMKM Sijunjung , audit stunting, orientasi teknis ketahanan keluarga berbasis kelompok kegiatan (poktan), dan acara puncaknya yaitu pengukuhan dan deklarasi Tim Pendamping (TPK) serta launching Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).

Turut hadir di acara tersebut Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldi, Deputi Adpin BKKBN Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd, Direktur Bina Lini Lapangan I Made Yudhistira, S.Psi, M.Psi, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Fatmawati, ST, M.Eng.

Sebagai tuan rumah hadir di lokasi kegiatan Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, S.S.T.P, M.Si, Wabup Sijunjung H. Iraddatillah, S.Pt, Sekdakab Zefnihan, Pimpinan DPRD Sijunjung Redi Susilo, Kapolres Sijunjung AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi, SH, S.I.K, M.H, Plt.Kadis Dalduk KB Sukardi, SH, Forkopimda, Kepala OPD, Seluruh Camat, Kader dan masyarakat Kabupaten Sijunjung.

Bupati Sijunjung menyampaikan ucapan selamat datang di Ranah Lansek Manih kepada Kepala BKKBN RI serta menjelaskan tentang seputar kondisi Kabupaten Sijunjung. Bahwa acara ini sebagai wujud terima kasih kepada seluruh kader khususnya di 26 Nagari Kampung KB yang bekerja tidak kenal lelah walau honor tidak seberapa. Program DASHAT ini dimotori TPK sebagai ujung tombak di Nagari masing-masing. Pendampingan sasaran keluarga beresiko stunting sehingga data real time dari Aplikasi Elsimil (Aplikasi Elektronik untuk Calon pengantin dan ibu hamil) dapat dimanfaatkan untuk percepatan penurunan stunting.

Hasto Wardoyo memuji kekompakan pasangan Bupati dan Wabup Sijunjung yang bersinergi serta berkolaborasi dengan baik sehingga meningkatkan pembangunan baik fisik atau non fisik di Kabupaten Sijunjung secara lebih cepat dan terarah. Dalam kesempatan itu Hasto Wardoyo juga menyampaikan Sijunjung peringkat tiga dalam hal stunting di Provinsi Sumatera Barat, dengan melimpahnya potensi SDA di Sijunjung akan mempengaruhi percepatan penanganan stunting. Apalagi dengan pengukuhan Kader se-Kabupaten Sijunjung dapat menekan laju stunting di kemudian hari. 

"Kader adalah ujung tombak dan berperan penting dalam hal ini. Karena semua data yang menikah, menikah tapi tidak memenuhi syarat untuk hamil, yang lahir, yang lahir tapi panjangnya kurang dari 48 cm, yang mencatat dan mengetahui adalah para kader," ujarnya. 

Pengukuhan Kader se-Kabupaten Sijunjung diawali dengan deklarasi Tim Pendamping (TPK) kemudi an diakhiri dengan menabuh gendang secara bersamaan oleh Pemdakab Sijunjung.Acara berlangsung di Gedung Pancasila sampai pukul 13.00 WIB. Setelah itu Kepala BKKBN beserta rombongan melanjut kan kunjungan sekaligus peletakan batu pertama rumah layak huni dan mengunjungi Perkampungan Adat Padang Ranah Sijunjung.(Hasnawati)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama