Ratusan Masa Anti Korupsi Angkat Bicara Datangi Kejari dan Mapolres Blitar, Tuntut Penanganan Kasus Korupsi

Realitakini.com-Blitar
Ratusan masa aktivis antikorupsi dari berbagai elemen masyarakat yang tergabung dari Komite Rakyat Pemberantas Anti Korupsi (KRPK) angkat bicara mendatangi Kantor Kejari dan Mapolres Blitar Selasa ( 20/12/2022) menuntut pengusutan kasus korupsi di Kabupaten Blitar.

"Koordinator aksi unjuk rasa,Trianto dengan lantangnya  meneriakan selama ini proses penanganan kasus dugaan korupsi yang merugikan miliaran rupiah masih mandek. Masih banyak kasus korupsi yang seharus nya bisa dijalankan dan menyeret para pelaku.

"Justru hal tersebut bisa dilihat dari penanganan dugaan korupsi yang macet, seperti dugaan korupsi dana hibah Koni tahun 2015 yang diduga melibatkan 12 anggota DPRD, proses penangananya sampai sekarang belum ada kejelasan (Macet) jalan ditempat.

Selain itu kasus korupsi yang macet dalam penanganannya adalah kasus workshop honorer K2 Dinas Pen didikan Kabupaten Blitar tahun 2012 yang telah menetapkan 5 orang tersangka.

"Adalagi dugaan kasus korupsi program perakitan body kendaraan roda empat di SMKN1 Blitar, beberapa tersangka sudah ditetapkan tersangka sudah diputus pengadilan bersalah, sedangkan 1 tersangka yang belum dinyatakan P21," imbuhnya.

Trianto mengatakan para penegak hukum baik di Kejaksaan Negeri Blitar dan Polres Blitar tidak membiar kan aktor intelektual pembuat surat palsu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bupati Blitar pada tahun 2018.

"Trianto berharap dalam waktu dekat ini segera mengumumkan siapa-siapa tersangk CCa yang terlibat konspirasi jahat dibalik kasus surat KPK palsu," imbuhnya.(edy)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama